Frigate HMAS Sydney yang Menyerbu ke Timor Timur Akhirnya Pensiun

Frigate HMAS Sydney

Angkatan Laut Australia (RAN) menonaktifkan satu lagi kapal perang frigate FFG 7 Adelaide (Oliver Hazard Perry) class, HMAS Sydney (03) per tanggal 7 November 2015 yang ditandai dengan upacara yang dihadiri oleh RAN dan pejabat senior pemerintah.

“HMAS Sydney dihentikan untuk memberi jalan bagi kapal destroyer Hobart class, yang memberikan Australia kemampuan warfighting yang meningkat,” kata pihak Departemen Pertahanan dalam sebuah pernyataan.

Frigate HMAS Sydney

HMAS Sydney dibangun oleh Shipyard Todd Pacific Corporation di Seattle, AS, dan ditugaskan ke RAN pada bulan Januari 1983. Kapal ini memiliki satu meriam utama Oto Melara 76 mm, peluncur untuk rudal anti-permukaan dan rudal anti-udara, dan enam tabung torpedo 324 mm anti kapal selam. HMAS Sydney juga pernah diupgrade, termasuk instalasi sistem peluncur vertikal (VLS) Mk 41 dan Rudal Evolved SeaSparrow (ESSM).

Departemen Pertahanan mencatat bahwa kapal ini melalui Project SEA 1390, pernah dikerahkan ke Kuwait selama Perang Teluk 1991, operasi di Timur Tengah lainnya dan juga penggelaran pasukan ke Timor Timur pada tahun 1999.

Hmas Sydney adalah kapal Adelaide class ketiga yang pensiun dalam dekade terakhir. HMAS Canberra telah dinonaktifkan pada 12 November 2005, sementara Adelaide sudah pensiun pada tanggal 19 Januari 2008. Tiga kapal lainnya – Darwin (04), Melbourne (05), dan Newcastle (06) – tetap dalam pelayanan. Kapal tersebut bermarkas di Pangkalan Armada Timur di Sydney. Adapun HMAS Melbourne saat ini sedang beroperasi di Timur Tengah.

IHS Jane