Pasukan Kurdi Bebaskan Kota Sinjar dari ISIS

Pasukan Peshmerga

Sinjar, Irak – Presiden Dewan Regional Kurdi Irak, Massud Barzani, Jumat (13/11/2015), mengumumkan pembebasan kota Sinjar dalam operasi besar melawan kelompok negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Kurdish Resistance Forces

“Saya di sini mengumumkan pembebasan Sinjar,” kata Barzani dalam konferensi pers di kota bagian utara Irak.

Di saat yang sama, Sekretaris Negara Amerika Serikat, John Kerry, saat berpidato di Tunisia, menyatakan dia “sangat yakin” kota Sinjar akan dibebaskan oleh sebuah operasi pasukan Kurdi yang didukung serangan udara Amerika Serikat.

Sumber senior di Peshmerga menyatakan telah mengibarkan bendera di sejumlah gedung, termasuk sekolah, pusat kesehatan dan kantor pemerintahan di Sinjar.

Namun ia mengingatkan bahwa pembersihan ini adalah “pekerjaan yang masih berlangsung.”

Serangan ini didukung oleh pasukan udara koalisi yang dipimpin oleh Amerika Serikat.

Pejabat komunikasi militer mengatakan serangan ini sedang dilakukan “sepanjang jalur utara dan barat daya disertai bantuan udara,” menurut laporan TV al-Iraqiyah.

Namun kantor berita Reuters mengutip pernyataan pejabat dewan kota dan kepolisian dari daerah itu yang menyatakan serangan belum dimulai.

Serangan untuk merebut kembali Sinjar dimulai dini hari Kamis 12 November, mengerahkan 7.500 prajurit Peshmerga mengepung dari tiga arah sesudah pesawat tempur koalisi membom kedudukan ISIS, pusat komando dan penyimpanan senjata.

Pihak Kurdi memperkirakan bahwa ada 600 orang militan ISIS di Sinjar sebelum serangan dimulai, tapi pasukan koalisi percaya bahwa 60 sampai 70 tewas dalam serangan udara hari Kamis.

Ribuan orang minoritas penganut Yazidi dilaporkan ikut serta dalam serangan itu.

Kompas.com