Serangan Teror Paris Terkoordinasi, Para Pelaku Sangat Terlatih

Paris – Delapan pelaku yang mendalangi serangan teror Paris dipastikan tewas, namun identitasnya masih misterius. Dilihat dari bentuk serangan yang terkoordinasi meskipun di beberapa lokasi berbeda, diyakini para pelaku merupakan orang-orang terlatih.

Serangan teror ini terjadi hampir bersamaan di sebanyak tujuh lokasi berbeda di ibukota Paris, Prancis pada Jumat (13/11) waktu setempat. Menurut pengamat konflik seperti dilansir Bloomberg, Sabtu (14/11/2015), hal ini mengindikasikan serangan ini direncanakan dengan matang dengan tujuan memicu banyak korban jiwa.

Serangan itu juga mengisyaratkan pengalaman bertempur yang dimiliki para pelakunya. Meskipun para pelaku bukan orang terlatih, imbuh pengamat, kemungkinan besar ada seseorang yang ahli di balik mereka yang mengarahkan serangan itu.

“Untuk teroris bisa menimbulkan kerusakan besar seperti itu, mereka pasti sangat terlatih dengan baik,” sebut Ghanem Nuseibeh, pendiri Cornerstone Global Associates yang menjadi konsultan soal risiko konflik di kawasan Timur Tengah.

Melihat dari persenjataan yang digunakan, kemudian waktu serangan dan koordinasi dari satu serangan ke serangan lainnya, Nusibeh menganalisis, pelakunya bukan individu biasa yang melakukan serangan spontan.

“Bukan orang awam, bukan juga penyerang individu,” sebutnya melalui telepon dari Dubai.

Menurut juru bicara kantor jaksa wilayah Paris, dipastikan delapan pelaku penyerangan telah tewas. Tujuh pelaku di antaranya tewas setelah meledakkan rompi peledak yang mereka kenakan di beberapa lokasi berbeda. Sedangkan satu pelaku lainnya tewas ditembak polisi setempat.

Dari keterangan saksi mata, pelaku disebut mengenakan pakaian serba hitam namun tanpa penutup wajah dan menenteng senapan AK-47. Diperkirakan usia pelaku sekitar 20-25 tahun. Otoritas Prancis belum merilis identitas para pelaku kepada publik.

Detik.com