Mengenal Anjing Militer Rusia (1)

Anjing polisi sangat populer berkat film seperti Kommissar Rex yang menggambarkan pekerjaan sehari-hari mereka: melacak, mengejar, dan menangkap penjahat. Namun, anjing-anjing militer yang mengabdi pada Angkatan Bersenjata malah terlupakan, padahal hingga saat ini terdapat sekitar enam ribu anjing tentara yang menjadi bagian dari militer Rusia, bahkan anjing militer pernah menjadi sosok yang sangat heroik di masa perang.
Pasukan elit anjing militer Rusia dilatih di Pusat Pelatihan ke-470. Saat ini, lebih dari 400 calon pelatih anjing militer telah memulai tahap akhir persiapan. Untuk menjadi pelatih anjing milter, seseorang perlu belajar selama enam bulan. Ia harus menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan senjata dan perawatan hewan, serta mempelajari landasan pelatihan bagi rekan berkaki empatnya.

Sabar dan Tak Agresif

Profesi pelatih anjing militer dianggap sebagai salah satu pekerjaan yang paling bergengsi, dan Kementerian Pertahanan Rusia lebih memilih untuk mempekerjakan orang-orang yang memiliki profesi serupa dalam kehidupan sehari-hari, seperti sebagai dokter hewan atau petugas kebun binatang. Karakter yang dimiliki pelatih juga merupakan pertimbangan penting. Orang yang sabar, tak agresif, bertanggung jawab, serta mampu melakukan aktivitas monoton lebih mungkin dipilih, karena pekerjaan melatih anjing melibatkan komando berulang-ulang dan melakukan tugas yang sama secara terus-menerus.

Saat telah memasangkan anjing dengan pelatih yang tepat, kesuksesan sudah separuh jalan. Fase persiapan keduanya dapat menghadapi banyak tantangan yang kerap menyulitkan tercapainya tujuan.

“Hal yang paling sulit adalah persiapan awal,” kata Vadim Popov, yang bekerja di Pusat Pelatihan Anjing ke-470 selama masa wajib militernya. “Persiapan umum tak berbeda dengan yang dilakukan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Anjing dilatih untuk berjalan di dekat Anda, harus terbiasa dengan tali dan kalung, dilatih untuk melompat, memanjat tangga vertikal, serta berenang. Ada beberapa kesalahan yang perlu dihindari saat melatih anjing, seperti jika Anda memberi komando yang salah dan sang anjing tak memahaminya, atau Anda terlalu menuntut hewan, terlalu berharap lebih pada kemampuan anjing tersebut,”terang Popov.

Proses pelatihan tak terlalu lama, pada tahap awal persiapan ‘militer’ khusus, Anda sudah bisa melihat kemajuan. Mengajari hal-hal sulit seperti beraksi terhadap kedipan meriam atau ledakan, membedakan posisi depan dan belakang, serta menghentikan pelanggar peraturan akan menjadi hal yang mudah. (bersambung)