TNI Siapkan Gultor Antisipasi Teror

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Mulyono

Serangan teroris di Paris, Perancis, membuat semua negara waspada akan ancaman aksi serupa yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengharapkan masyarakat berpartisipasi dalam penanggulangan aksi terorisme.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Mulyono, kepada wartawan di Magelang, Jawa Tengah, Selasa (17/11/2015), menyatakan, terorisme merupakan tindak kejahatan yang bisa muncul di mana saja dan kapan saja. Untuk itu diharapkan, semua unsur masyarakat ikut berperan dalam menanggulangi.

Menurut dia, bukan hanya tugas TNI dan Polri saja untuk mengantisipasi aksi terorisme.
“Teroris manuvernya tidak kelihatan. Makanya, harus diantisipasi, peran serta semua pihak sangat diperlukan tidak hanya polisi dan TNI saja. Semua harus menjadi mata dan telinga untuk memantau,” ujar dia.

TNI juga telah menyiapkan Tim Satuan 81/ Penanggulangan Teror (Gultor) untuk mengantisipasi aksi terorisme di Indonesia.

“Kami siapkan sekitar satu kompi tim Gultor untuk membantu kepolisian jika diperlukan,” lanjut Alumnus Akademi Militer (Akmil) angkatan 1983 itu.

KSAD juga mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI agar tidak lengah menghadapi bahaya terorisme dan selalu menjaga keamanan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.