Tahun Depan, Jokowi Gunakan Helikopter Baru

Helikopter Agusta Westland AW-101

Helikopter AgustaWestland AW-101, akan menjadi tumpangan Presiden Joko Widodo jika blusukan ke daerah-daerah terpencil, mulai pertengahan tahun 2016.

Heli AgustaWestland AW-101 adalah hasil joint venture antara Westland Helicopters di Inggris dan Agusta di Italia. Saat ini, Heli tengah direncakan untuk didatangkan ke Indonesia.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama Dwi Badarmato kepada wartawan mengatakan, helikopter ini akan dipakai untuk kepentingan VVIP, termasuk presiden dan wakil presiden.
“Helikopter ini di atasnya SuperPuma, punya daya angkut lebih besar dan endurance lebih baik,” ungkap Badarmanto.

Heli baru ini ditempatkan di Lanud Halim Perdanakusuma. TNI Angkatan Udara berencana menambah lebih banyak helikopter jenis ini hingga menjadi satu skadron khusus dan akan dioperasikan oleh Skuadron Udara 45 VVIP, yang berpangkalan di Lanud Halim. Saat ini, Skuadron 45 mengoperasikan helikopter kepresidenan jenis Super Puma buatan Perancis yang dirakit di PT Dirgantara Indonesia tahun 1980-an.

“Kita ingin melengkapi satu skadron dengan bermacam-macam pesawat,” pungkas badarmanto.
Peremajaan helikopter tersebut sejalan dengan pengadaan heli serbu AH-64 Apache untuk TNI Angkatan Darat dan helikopter anti kapal selam untuk TNI Angkatan Laut.

Helikopter AW-101 tercatat memiliki standar pengamanan modern, seperti perahu karet dan sarana bantalan udara yang mengembang seperti air bag (kantong udara) saat terjadi benturan.
Heli ini memiliki standar pengamanan modern dan dibuat untuk memberikan kenyamanan bagi penumpangnya, dengan fasilitas kelas VVIP. Memiliki standar keamanan seperti perahu karet, sarana bantalan udara seperti airbag saat terjadi benturan.

Memiliki panjang 19,53 meter dan tinggi 6,62 meter, sehingga heli canggih ini memiliki ruang yang besar dan mampu mengangkut 13 orang penumpang ditambah 3 orang kru.
Helikopter AgustaWestland AW101, menggunakan 3 unit mesin Rolls-Royce Turbomeca RTM322-01 turboshafts bertenaga 2.100 tenaga kuda.

Dengan kenyamanan dan keamanan yang dimilikinya, heli ini dibanderol USD 21 juta atau setara Rp 289,37 miliar.