TNI Berangus Penambang Liar di Gunung Botak

Aktivitas penambang emas liar di gunung botak

Sebagian besar tenda milik penambang di kawasan pertambangan ilegal emas di Gunung Botak, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, dimusnahkan oleh TNI dan personel gabungan lainnya.

Pantauan di lokasi, asap tebal mengepul di sebagian lokasi kawasan Gunung Botak, tempat ditemukannya mineral emas sejak 2011 tersebut.

Sekira 60 persen dari total keseluruhan rumah-rumah yang dibangun secara darurat dengan konstruksi kayu dan beratap terpal telah dirusak dan dibakar.

“Wilayahnya terlalu luas dan tenda-tenda serta rumah-rumah yang ditinggalkan penambang letaknya menyebar di sebagaian besar area Gunung Botak. Sehingga menyulitkan kerja aparat gabungan untuk memusnahkannya,” ujar Asisten Intelijen TNI Kodim 1506 Pulau Buru, Lettu Inf Djafar.

Tidak hanya itu, tempat-tempat pengolahan material tanah mengandung emas yang letaknya menyebar juga dimusnahkan. Pada lokasi pengolahan tersebut terdapat ribuan unit tromol atau alat pengolah material tanah mengandung emas dengan menggunakan merkuri.

Dandim 1506 Pulau Buru Letkol Inf Faisal Risal mengatakan, pemusnahan dilakukan agar penambang tidak datang untuk beroperasi lagi.

“Pembakaran dimaksudkan agar para penambang tidak kembali dan lokasinya menjadi bersih. Setelah itu baru dilakukan normalisasi sungai maupun pengangkatan sedimen yang mengandung sianida dan merkuri maupun logan berat dan bahan berbahaya lainnya,” ucapnya.