Demonstrasi Misil Balistik Rusia RS-26 Ditunda

Misil balistik RS-26

Misil balistik terbaru Rusia RS-26 Rubezh, awalnya akan didemonstrasikan di hadapan Amerika Serikat pada November 2015 ini. Namun rencana tersebut akhirnya batal dan ditunda hingga tahun 2016 nanti.

“Sesuai keputusan Kemenhan Rusia, demonstrasi misil balistik terbaru kami RS-26 di hadapan sekelompok tim pengawas dari AS akan ditunda dari November 2015 menjadi 2016, dan eonstrasi misil balistik terbaru Rusia RS-26 Rubezh di hadapan pengawas AS akan ditunda hingga tahun depan, demikian disampaikan salah satu narasumber Kementerian Pertahanan Rusia pada TASS.

Menurut sumber tersebut, Pihak AS telah diberitahu dan telah memaklumi hal tersebut.
Misil tersebut akan dipamerkan di gedung pabrik produsen mesin Votkinsk di Udmurtia, Urals, sesuai dengan penerapan Trakat Reduksi Senjata Strategis (Strategic Arms Reduction Treaty/START-3), terbaru terkait pengurangan dan pembatasan senjata penyerang strategis. AS akan mendapat ‘sejumlah data’ mengenai karakter senjata ini, yang membuatnya berbeda dari misil Yars dan Topol-M yang sudah ada.

Sebagai tambahan, pihak Rusia juga akan menyerahkan foto RS-26 pada tim pengawas AS, jika diminta. Selain itu, AS akan diperbolehkan meneliti dan menginspeksi misil tersebut, namun tak boleh menyentuh atau membuat video. Mereka juga tak akan melihat peluncur misil yang digunakan.

Sebelumnya Badan Antariksa Rusia Roscosmos mengumumkan sebuah tender untuk mengorganisir demonstrasi misil RS-26 di hadapan tim pengawas AS. Dana sebesar 11 juta rubel dialokasikan untuk kegiatan tersebut, termasuk membiayai perjalanan tim pengawas AS dan menugaskan pejabat Rusia, menyediakan makanan, akomodasi, serta souvenir.

Misil balistik RS-26 yang juga dikenal sebagai Rubezh dibuat berdasarkan misil RS-24 Yars. Misil versi modifikasi akan memiliki beberapa hulu ledak dan diperkirakan akan lebih ringan dari pendahulunya.

RS-26 akan diluncurkan dari sistem bergerak karena tak punya versi berbasis silo. Misil ini direncanakan masuk perbendaharaan senjata Divisi Misil Irkutsk, Armada Misil Strategis Rusia, pada 2016.