Pernyataan Putin Mengirim Teroris ke Tuhan, Ternyata Palsu

Pernyataan Presiden Vladimir Putin bahwa “memaafkan teroris itu urusan Tuhan dan mengirim mereka ke Tuhan terserah saya” ternyata palsu.

Pernyataan tersebut awalnya disampaikan presenter berita asal Rusia, Remi Maalouf, ke media sosial, dan diklaim berasal dari Putin. Belakangan diketahui bahwa Putin tidak pernah menyatakan kata-kata tersebut.

Dalam akun Twitter miliknya, Remi menyampaikan permintaan maaf atas “pencatutan” nama Putin dalam pernyataan tersebut.

“Inilah bahaya media sosial! Saya mengutip sebuah posting di Facebook, dan ternyata palsu. Saya minta maaf,” kata Remi.

Pernyataan palsu Putin yang mengagetkan tersebut dikutip sejumlah media internasional.

Remi mengakui, dirinya tidak mengonfirmasi pernyataan tersebut ke sumber aslinya, yakni Putin.

Sebelumnya diberitakan, Putin menyatakan akan habis-habisan menumpas ISIS setelah diketahui bahwa kelompok radikal itu merupakan pelaku utama dari peristiwa jatuhnya pesawat Rusia di Sinai, Mesir, baru-baru ini.

Dia disebut mengungkapkan sebuah kalimat yang berapi-api. “Memaafkan teroris adalah urusan Tuhan, tetapi mengirimkan mereka ke Tuhan terserah saya”.

Usnews menyebutkan bahwa kutipan tersebut bukan dari Putin, melainkan dari aktor Danzel Washington dalam film Man of Fire.

Dalam salah satu adegannya, Denzel menyatakan, “Pengampunan itu urusan mereka dengan Tuhan. Tugasku adalah mempertemukan mereka dengan Tuhan”.

Kompas.com