ISIS Pamer Bom yang Jatuhkan Pesawat Rusia

Kelompok Islamic State (IS) memamerkan bom rakitan yang diklaim menjatuhkan pesawat Metrojet di dataran tinggi Sinai, Mesir. Foto bom rakitan itu diunggah di majalah online Dabiq, majalah resmi kelompok ultra radikal itu.

Dikutip dari laman Daily Mail, Rabu (18/11/2015), bom tersebut dikemas dalam kaleng minuman ringan, seukuran kaleng kemasan Coca-Cola, Pocari Sweat dan sejenisnya.

Selain kaleng, ada foto detonator, timer, serta baterai pemicunya. Di dalam kaleng itu diduga diisikan bahan peledak jenis Triacetone Triperoxide (TATP), atau kerap dijuluki “Bunda Setan”.

Beratnya diduga kurang dari satu kilogram. Bahan peledak ini mudah didapat dan sulit dideteksi dengan alat apapun.

Bahan peledak yang sama digunakan oleh para pengebom bunuh diri yang beraksi di Stade de France dan gedung pertunjukan Bataclan, Paris, akhir pekan lalu.

Pesawat Metrojet berpenumpang 224 terbang dari lokasi tetirah Sharm elSheikh tujuan St Petersburg. Pesawat tiba-tiba hilang dan ditemukan jatuh berkeping di dataran tinggi Sinai.

Kelompok ISIS mengklaim mereka lah yang menjatuhkan pesawat itu. Rusia dan Mesir sempat menepis insiden itu akibat serangan bom.

Namun penyelidik Inggris dan AS meyakini, pesawat hancur di udara akibat bom.

Belakangan, Badan Keamanan Federasi Rusia dan pemerintahan Presiden Putin mengakui, pesawat jatuh akibat bom yang diduga diletakkan di kabin belakang, dekat ekor pesawat.

Bersamaan pengumuman dan pengakuan pemerintah Rusia, otoritas Mesir menciduk dua orang yang diduga kuat terlibat aksi penyelundupan bom itu ke kabin pesawat nahas itu.

Tribunjogja.com