Indonesia akan Miliki Museum Perang Dunia II

Ilustrasi

Indonesia memiliki hubungan sejarah dengan Perang Dunia II. Tepatnya, dengan Pulau Morotai di Maluku.

Dahulu Morotai pernah digunakan sebagai pangkalan perang pasukan Amerika Serikat pada masa Perang Dunia (PD) II yang berlangsung tahun 1939 – 1945.

Karena itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI berupaya untuk mengabadikan bukti-bukti peninggalan PD II yang ada sebagai cagar budaya Indonesia. Upaya ini bakal direalisasikan melalui pembangunan sebuah museum di Morotai.

Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kemendikbud, Desse Yussubrasta mengatakan bahwa pembangunan museum tersebut sudah dilakukan dan saat ini sedang dalam tahap akhir.

“Saat ini sedang finishing terakhir, bangunan sudah ada, ruang pameran juga sudah disiapkan, Harapannya tahun ini sudah diresmikan,” terang Desse seperti dikutip dari siaran pers tertulis, Minggu 22 November 2015.

Desse menambahkan, Museum Perang Dunia II ini nantinya akan diisi replika alat-alat perang yang pernah digunakan pasukan Amerika, yang sebagian sudah karam di perairan Morotai. Timbunan armada perang yang telah ditemukan pun akan dipamerkan di museum tersebut.

“Ada tank, kapal perang, dan semua komponen perang. Juga ada storyline perjalanan Perang Dunia II, mengapa Morotai dipakai sebagai basecamp Amerika di Morotai oleh Jendral Douglas Mac Arthur,” ujarnya.

Pembangunan Museum PD II di Morotai ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk melestarikan cagar budaya Indonesia. Terutama cagar budaya yang ada di daerah-daerah, agar generasi muda tak melupakan sejarah.