War Room Rusia Untuk ISIS

(reuters)

Jakarta – Rusia gencar menggempur ISIS, terutama setelah pesawat komersialnya diduga kuat dibom oleh kelompok teroris itu dan membuat ratusan warga Rusia tewas. Presiden Rusia Vladimir Putin mengendalikan pertempuran itu dari sebuah markas militer di Moskow yang berteknologi tinggi.

Dikutip dari Daily Mail, Putin sehari-hari mengawasi pasukannya menggempur lokasi ISIS di Suriah di sebuah bangunan baru tiga lantai di Moskow yang dinamakan Russian National Defense Management Center itu atau war room . Ruangannya dibekali beberapa layar lebar di depan untuk memperlihatkan aksi pasukan Rusia menyerang ISIS.

Sementara anggota militer Rusia duduk di meja komputer yang banyak disediakan untuk menganalisis dan mengatur serangan. Putin bersama para komandan militer duduk di atas mengawasi segala sesuatunya sambil memberi komando.

Lokasi pusat komando atau war room tersebut berada di jantung kota Moskow, tidak jauh dari lapangan Red Square. Tak ketinggalan disediakan helipad untuk mengakomodir transportasi para petinggi negara dengan helikopter Mi-8.

Fasilitas baru ini menjadi pusat pengumpulan informasi militer Rusia. Pihak Rusia mengklaim pemrosesan data di sini lebih baik dibandingkan dengan milik Pentagon, militer Amerika Serikat.

“Data center kami ini punya kapasitas kalkukasi yang melebihi sistem Pentagon tiga kali lipat dan volume storage data kami 19 kali lebih tinggi,” klaim Jenderal Mikhail Mizintsev seperti dilansir RT News.

Rusia belakangan ini mengintensifkan serangan udara ke basis ISIS dengan rudal jarak jauh. Mereka juga bekerja sama dengan Prancis yang juga membombardir ISIS setelah serangan teror di kota Paris yang menewaskan ratusan orang.

Sumber: inet detik