Kehidupan Awak Kapal Selam (3)

Para komandan kapal selam

Ada beberapa komandan di kapal selam , tetapi masing-masing dari mereka harus menanamkan rasa hormat, sehingga Anda akan mendapati bahwa jika Anda tidak mematuhi perintah mereka atau mencoba berdebat dengan mereka, sebuah teguran akan menjadi hukuman paling ringan Anda. Karakter yang paling berwarna di antara komandan saya adalah Kapten Perwira Pertama Gaponenko (bukan nama sebenarnya – editor).

Pada satu kesempatan dia turun dari anjungan, memandang kami, dan bertanya: “Apa yang kalian lakukan?” Kami menjawab bahwa kami sedang berlatih manuver formasi, dan hendak mengkoordinasikan tindakan dengan kapal lain, No685.

Tiba-tiba, komandan meraih mik: “681 ke 685, silakan matikan mesin Anda.” Jawabannya datang langsung: “685 ke 681, tidak bisa, ganti.”

Gaponenko tidak menyukainya sama sekali: “Matikan mesin Anda sekarang, ini perintah!” Balasan yang lebih bersikeras datang: “Ulangi , tidak dapat dilakukan, ganti.”

Gaponenko bereaksi dengan sangat gusar: “Aku memerintahkanmu untuk mematikan mesinmu, sekarang, kau dengar aku? Ini Kapten Perwira Pertama Gaponenko berbicara! Aku akan menggantungmu sampai kering (menghukum) saat kau kembali ke pangkalan!”

Timbul keheningan yang menggelisahkan. Kemudian awak radio, yang setengah mati ketakutan, berbisik: “Kamerad Kapten Perwira Pertama, saya minta maaf, ini kesalahan saya. Kita perlu berkoordinasi dengan No683, No685 adalah kapal terbang.”

Gaponenko menghancurkan panel komunikasi dengan murka, bergegas keluar, dan tinggal di ruangannya sampai kami muncul di permukaan laut. (habis)