S-400 dan Kapal Penjelajah Rusia tiba di Suriah

Rusia tampaknya benar benar marah terhadap Turki yang telah menembak jatuh bomber SU-24 mereka di perbatsan Suriah- Turki. Rusia memiliki gayanya sendiri untuk merespon tindakan Turki tersebut. Kamis 27/11/2015 Sistem pertahanan S-400 Rusia diterbangkan langsung dari Rusia dan telah tiba di Suriah. Rudal ini bisa menyasar segala benda yang terbang dalam jangkauan ratusan kilometer.

Dengan hadirnya S-400 di dekat perbatasan Turki, maka pesawat-peawat Turki dan NATO akan terkunci ruang gerak mereka, karena masuk dalam jangkauan S-400. NATO sendiri belum memiliki sistem pertahanan udara sejauh jangkauan S-400.

Penempatan sistem rudal S-400 di Latakia Suriah, membuat 1/3 wilayah Turki dan 1/2 wilayah Israel, tercover oleh sistem anti rudal Rusia ini.

Tidak itu saja Kapal penjelajah Moskva class Rusia juga telah tiba di perairan Latakia, Suriah, untuk melakukan pertahanan udara wilayah. Dengan bantuan satelit, Guards missile cruiser Moskva mampu mendeteksi segala pesawat terbang yang melintas. Lebih dari itu, kapal penjelajah ini mampu mengetahui setiap rudal yang ditembakkan dari pesawat terbang atau darat.

Posisi Turki akan benar benar rumit, jika NATO tidak terlibat dalam ketegangan ini. Namun NATO juga berpikir jika harus berurusan dengan negara nuklir seperti Rusia.