Kami Berhak Balas Turki dengan Aksi Militer

Jenis Jet Su-24 yang ditembak rudal F-16 Turki

Moskow – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Rusia Sergei Naryshkin menegaskan, Rusia berhak membalas Turki dengan aksi militer, menyusul ditembak jatuhnya jet tempur Rusia oleh F-16 Turki di perbatasan Suriah.

“Ini merupakan pembunuhan disengaja terhadap tentara kami, dan ini harus dihukum,” tegasnya dalam wawancara dengan televisi Rumania Digi24, Jumat (27/11). “Kami tahu siapa yang melakukan ini, dan mereka harus diadili. Pada saat yang sama, respons Rusia akan mengikuti hukum internasional. Di luar dari itu, Rusia juga memiliki hak untuk merespon secara militer.”

Selain itu, Moskow juga telah mengalokasikan tambahan sumber daya militer untk meningkatkan pertahanan jet tempur Rusia.

Turki menembak jatuh pesawat Rusia karena dianggap melanggar perbatasan. Ankara mengaku telah memperingatkan berulang kali pesawat Turki, namun tidak digubris.

Rusia menggelar operasi udara di Suriah sejak akhir September lalu, untuk menghancurkan ISIS. Rusia dan Turki memiliki pandangan politik berbeda mengenai keberadaan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Rusia ingin terus mempertahankan Assad, sebaliknya Turki ingin agar Assad turun.

Reuters