Jerman Akhirnya Ikut Gempur ISIS

Jet Tempur Tornado
Presiden Prancis, Francois Hollande telah meminta Jerman untuk membantu menyerang ISIS yang telah mengklaim bertanggung jawab atas rentetan serangan di Paris.

Jerman akhirnya akhirnya merespon dengan ikut terlibat dalam aksi militer memerangi kelompok ISIS di Timur Tengah.
Angkatan Udara Jerman mengirim antara empat hingga enam pesawat pengintai Tornado untuk membantu militer Prancis memerangi ISIS.

Pesawat-pesawat Tornado Jerman dilengkapi dengan kamera inframerah yang khusus mendeteksi posisi musuh. Elektro optik Suite terdiri dari tiga sensor inframerah dipasang secara internal terkait dengan sistem perekaman video 24 jam.

Jerman juga mengirim kapal untuk melindungi kapal induk Prancis, Charles de Gaulle, yang ditempatkan di Mediterania dan juga pesawat pengisi bahan bakar udara untuk pesawa jet tempur Perancis.

Hal itu disampaikan, Henning Otte, juru bicara bidang pertahanan untuk Partai Uni Demokratik Kristen (CDU) partai pimpinan Kanselir Jerman Angela Merkel.

”Kami tidak hanya akan memperkuat misi pelatihan (untuk milisi Peshmerga Kurdi) di Irak utara, tetapi juga mendorong keterlibatan kami dalam pertempuran melawan teror ISIS teror di Suriah dengan (pesawat) pengintai Tornado,” lanjut Otte seperti dikutip The Local.

”Jerman akan menjadi kontributor yang lebih aktif (untuk kampanye anti-ISIS) dan itu telah sampai sekarang,” imbuh dia.

Tidak hanya mengirim pesawat Tornado, Jerman juga berencana untuk berbagi data satelit intelijen pengintai posisi ISIS dengan Prancis. Kendati demikian, media Jerman yang mengutip pejabat negara setempat menulis bahwa misi Jerman di Suriah diharapkan hanya fokus pada pengintaian terhadap posisi ISIS, bukan terlibat langsung dalam serangan udara.