Kapal Selam Type 214 Sohn Won-il Class Milik Korea Selatan

Kapal selam Angkatan Laut Korea Selatan Sohn Won-il dari tipe 214 berlabuh di pangkalan Angkatan Laut yang baru dibangun di gangjeong-dong, Seogwiop, Pulau Jeju pada rabu 25/11/2015.

Foto dirilis Minggu kemarin. Dengan 94 persen pembangunan pangkalan telah diselesaikan sejauh ini, pihak Angkatan Laut saat ini juga sedang menguji apakah kapal selam tipe 214 sudah dapat berlabuh dan keluar masuk ke dermaga dengan aman.(KoeraJoongangDaily)

Korea Selatan adalah negara pertama yang memiliki kapal selam tipe 214 dengan kemampuan AIP di kawasan Laut Asia Timur.
Kapal selam tipe 214 bisa menyelam tanpa snorkeling selama dua hingga tiga minggu, berkat kemampuan Air Independent Propulsion System (AIPS). Karena itulah kapal selam 214 dinilai memiliki kekuatan enam kali lebih kuat dari kapal selam tua tipe 209.
Korea Selatan membeli kapal selam Type 214 seharga 350 miliar Won (US$ 350 juta).(Chosun.com)

Pada tanggal 26 Desember 2007 Angkatan Laut Korea Selatan menerima kapal selam pertama tipe 214 dari tiga yang dipesan.

Desain dan komponen utama dari kapal selam disediakan oleh galangan kapal Howaldtswerke-Deutsche Werft (HDW), sebuah perusahaan dalam ThyssenKrupp Marine Systems.

Kapal selam type 214 milik Angkatan Laut Korea Selatan dibangun di bawah lisensi dari Howaldtswerke-Deutsche Werft (HDW ) di galangan kapal Hyundai Heavy Industries Co Ltd di Ulsan (Korea Selatan). Kapal selam SON WON IL memperkuat armada kapal selam dari Angkatan Laut Korea Selatan, yang terdiri dari sembilan kapal selam type 209.

Kapal selam Sohn Won-il memiliki bobot sekitar 1.700 ton, panjang 65 meter dan dioperasikan oleh kru reguler 27 orang. Ditenagai gabungan sistem diesel elektrik dan fuel cell propulsion system. Dilengkapi dengan sensor ultra modern dan sistem kontrol komando dan senjata terintegrasi.

Kapal selam type 214 cocok untuk misi pengintaian dan tugas pengawasan di masa depan. Setelah Jerman dan Italiy, Korea selatan adalah negara ketiga yang mengoperasikan kapal selam dengan sistem propulsi sel bahan bakar revolusioner.(DefenceAerospace)