Yunani Dukung Rusia Hadapi Turki

Paling tidak 16.000 cuitan muncul di Twitter terkait Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras, yang menyerang Turki melalui media sosial menyusul penembakan pesawat Rusia pekan lalu. Tsipras menulis empat komentar di Twitter pada Minggu (29/11) yang ditujukan untuk Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu, tentang pelanggaran Turki terhadap perbatasan wilayah udara Yunani.

“Beruntung pilot-pilot kami tidak bertindak seperti apa yang pilot Anda (Turki) lakukan terhadap Rusia,” tulis Tsipras. Davutoglu membalas Tsipras dengan komentar “fokus pada agenda positif kami”. Sampai Senin (30/11), Tsipras disinggung lebih dari 16.700 kali.

Percakapan keduanya terkait kasus penembakan pesawat Rusia oleh Turki. Turki menyatakan Rusia telah melanggar wilayah perbatasan udara saat melakukan misi di Suriah. Pihak Rusia menyangkal pesawatnya telah melanggar batas wilayah Turki dan berakibat pada tindakan sanksi diplomatik serius.

Bencana komunikasi

Pesan lewat Twitter ini menimbulkan berbagai reaksi melalui jejaring media sosial ini dan banyak di antaranya yang mengecam Tsipras. Seorang pengguna Twitter yang menyebut dirinya Greek Analyst menulis, “Tsipras sedang memamerkan teknik diplomasi lewat twitter. #Greece #EUTurkey.”

Image copyrightTwitter

Pengguna Twitter lainnya juga menulis, “malam ini ejekan Twitter #Tsipras hanya menunjukkan diplomasi amatir dan kurangnya arah kebijakan luar negeri. Tidak ada strategi.”

Image copyrightTwitter

Akun dengan nama Apostolis Fotiadis, mengatakan unggahan dan penghapusan tulisan di Twitter tersebut sebagai “bencana komunikasi”. Kedua perdana menteri ini juga menghadiri konferensi tingkat tinggi Uni Eropa – Turki yang membahas pengungsi di Brussel pada Minggu (29/11).

Keduanya berusaha menghasilkan kesepakatan untuk mengontrol arus migran ke Eropa. Turki akan menerima US$3,2 miliar dan mendapatkan kelonggaran politik sebagai kompensasi mengawasi perbatasannya secara ketat dan menjaga para pengungsi tetap berada di negara tersebut.

Image copyrightTwitter
Image captionReaksi perdana menteri Turki lewat akun Twitternya.

Tsipras dalam akun Twitternya menulis, “Apa yang terjadi di Aegean sangat memalukan dan tidak bisa dipercaya. Kami menghabiskan miliaran untuk persenjataan. Anda–melanggar batas wilayah kami, kami–melawan Anda.”

“Kami memiliki persenjataan untuk angkatan udara yang paling modern –dan, di daratan, kami tidak bisa menangkap penyelundup yang menenggelamkan orang yang tidak berdosa.” Tidak jelas apakah Tsipras menyinggung percakapannya dengan Davutoglu.

Tulisan Tsipras tersebut kemudian dihapus dari akun Twitternya yang berbahasa Inggris, justru ada tulisan lain yang berbunyi, “Kami bertetangga dan kami telah berbicara dengan jujur demi menemukan solusi terbaik #EUTurkey.”

Namun, tulisan yang kontoversial tersebut masih terpampang di akunnya yang berbahasa Yunani. Davutoglu hanya merespon dengan menulis, “Komentar tentang pilot oleh @atsipras sepertinya tidak sesuai dengan tujuan bersama. Alexis: mari tetap fokus pada agenda utama.”

 

Sumber: BBC

Tinggalkan komentar