Serangan Simpatisan ISIS di California Tewaskan 14 Orang

California, – Pasangan suami istri pelaku penembakan massal di San Bernardino, California, Amerika Serikat dilaporkan merupakan simpatisan kelompok radikal ISIS. Penembakan tersebut menewaskan 14 orang.

“Dua simpatisan ISIS menyerang satu fasilitas di San Bernardino, California, dengan melepaskan tembakan ke dalam lokasi yang menewaskan 14 orang dan melukai 21 orang,” demikian dilaporkan Aamaq, kantor berita pro-ISIS, seperti dilansir AFP, Sabtu (5/12/2015).

Media Aamaq beroperasi di wilayah-wilayah yang dikuasai ISIS, namun tidak dianggap sebagai corong ISIS. Kelompok ISIS sendiri sejauh ini tidak mengklaim penembakan brutal tersebut.

“Operasi ini terjadi setelah serangan-serangan berdarah Paris, yang dilakukan para pejuang dari ISIS… yang menyebabkan kematian lusinan orang,” imbuh media berbahasa Arab tersebut. Tidak disebutkan motif penembakan massal ini.

Menurut media AS yang mengutip pejabat-pejabat penegak hukum, sejauh ini tak ada bukti ISIS memerintahkan Syed Farook dan istrinya Tashfeen Malik melakukan penembakan tersebut. Namun tampaknya pasangan tersebut terinspirasi oleh kelompok radikal itu.

Badan Biro Investigasi Federal AS, FBI telah menyatakan, penembakan tersebut kini diselidiki sebagai “aksi terorisme”.

Farook merupakan warga negara AS yang bekerja di departemen kesehatan wilayah San Bernardino. Sementara Malik merupakan warga asli Pakistan yang tinggal di Arab Saudi ketika ia menikah dengan Farook. Namun Malik telah kembali ke Pakistan sekitar lima atau enam tahun lalu untuk belajar ilmu farmasi.

Menurut sumber, kedua pelaku menghancurkan hard disk komputer dan alat elektronik lainnnya sebelum ‘mengamuk’ hingga menewaskan 14 orang dan 17 lainnya terluka di San Bernardino.

Detik.com