Israel Terlibat Operasi Militer di Suriah

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

Tel Aviv- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengakui Israel telah terlibat dalam operasi militer di Suriah. “Kami menjalankan operasi Suriah untuk mencegah negara itu melawan kami di barisan depan,” ujar Netanyahu kepada wartawan saat berkunjung di utara Israel. “Kami juga melakukan beragam cara untuk mencegah senjata mematikan mengalir dari Suriah ke Lebanon.”

Netanyahu tidak menjelaskan secara detail lokasi tentara Israel beroperasi, tapi, dalam beberapa bulan terakhir Israel telah melancarkan sejumlah serangan udara ke wilayah Suriah yang menargetkan pengiriman senjata Iran dari Suriah ke Lebanon.

Kondisi di Suriah kian tidak menentu. Banyak negara terlibat dalam pertempuran. Israel dan Rusia pun telah berkoordinasi ihwal serangan tersebut. Keduanya menghindari kesalahpahaman yang bisa terjadi.

Benjamin Netanyahu mengumumkan Moskow dan Yerusalem telah setuju meningkatkan kerja sama menyangkut operasi militer di Suriah. Netanyahu mengatakan hal tersebut setelah bertemu dengan Putin. Pertemuan keduanya berlangsung di sela-sela pertemuan perubahan iklim di Paris. 1/12/2015.

Rencananya perwakilan dari pejabat pertahanan Israel dan militer Rusia akan melakukan pertemuan susulan. Dalam pertemuan itu, Netanyahu memuji koordinasi di antara kedua pihak menyangkut krisis di kawasan.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Rusia Andrey Kartapolov sebelumnya mengatakan, dua negara telah sukses menjalankan keselamatan udara di Suriah. Kedua pihak juga saling rutin bertukar informasi.

Pertemuan keduanya berlangsung di tengah ketegangan Turki dan Rusia. Ketegangan terjadi setelah jet tempur Turki menembak jatuh pesawat perang Rusia.

Republika.co.id