Obama Bersumpah Tak Ada Lagi Teror ISIS di AS

Presiden AS, Barack Obama

Washington DC – Presiden Amerika Serikat Barack Obama bersumpah, Sabtu (5/12/2015) bahwa AS tak akan dapat teror lagi dari ISIS. Hal itu menyusul serangan yang dilakukan oleh Syed Rizwan Farook (28) dan Tashfeen Malik (27) di San Bernardino, California, AS.

Setidaknya 14 orang tewas dalam insiden penembakan brutal Rabu (3/12/2015) waktu setempat. ISIS menyebut pelaku penembakan sebagai ‘tentara khalifa’ tanpa secara langsung mengklaim serangan tersebut dilakukan kelompok tersebut.

“Kami adalah orang Amerika. Dan kami menjunjung nilai-nilai yang masyarakatnya bisa hidup bebas dan terbuka,” kata Obama dalam pidato mingguannya seperti dilansir dari AFP, Minggu (6/12/2015).

“Dan saya bersumpah kita tidak akan diteror lagi,” lanjutnya.

Gedung Putih menyampaikan Obama telah bertemu dengan para pejabat keamanan AS dan mengatakan bahwa pelaku bukan bagian dari ISIS. “Mereka bukan bagian dari kelompok radikal atau kelompok yang terorganisir,” ujar Gedung Putih dalam pernyataannya.

Dalam siaran radio berbahasa Inggris, ISIS memuji penembakan yang menewaskan 14 orang dan melukai 21 orang lainnya.

“Dua tentara khilafah melaksanakan serangan terhadap gedung Inland Regional Center di San Bernardio, California,” kata ISIS dalam siaran radio berbahasa Inggris.

Farook disebut merupakan orang penyendiri dan hanya memiliki beberapa teman. Sedangkan Malik digambarkan sebagai ibu rumah tangga yang “perhatian dan bertutur kata halus”.

Detik.com