Melawan Lupa Membangun Underpass Kereta

Jakarta – 18 orang tewas akibat bus metromini B 80 jurusan Kota-Kalideres bernomor polisi B 7060 FD menerobos jalan hingga tertabrak kereta rel listrik (KRL) di pelintasan Tubagus Angke, sebelum Stasiun Angke, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (6/12/2015). Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

Saat itu, sebuah kereta commuter line hendak melintas di pelintasan Tubagus Angke. Pintu pelintasan kereta dalam keadaan tertutup, tetapi tidak semua bagian jalan tertutup pintu. Metromini menerobos melalui celah yang tidak tertutup tersebut.

Palang pintu kereta tidak full, hanya tiga perempat menutup jalan sehingga bus metromini menerobos palang pintu tersebut. Berdasarkan keterangan saksi yang dimintai keterangan oleh polisi, metromini menerobos melalui jalur kedua sebelah kanan dengan maksud melewati jalur kereta tersebut. Sopir bus diduga tidak menyadari bahwa kereta tengah melintas hanya berjarak sekitar 50 meter.

Kecelakaan ini mengulang apa yang terjadi pada 9 Desember 2013, yang banyak disebut orang Peristiwa Kecelakaan Kereta Api Bintaro II. Saat itu satu kereta api rel listrik (KRL) Commuter Line menabrak sebuah truk tangki Pertamina yang membawa bahan bakar jenis premium sebanyak 24.000 liter di perlintasan kereta api Pondok Betung, Bintaro pada Senin pagi, 9/12/2015. Penyebab kecelakaan sejenis, yakni karena palang pintu tidak berfungsi.

Tragedi Bintaro 2 tahun 2013

Di hari hari ke depan frekuensi perjalanan KRL semakin banyak. Begitu juga kendaraan yang melintas di palang pintu kereta api.

Dulu ketika terjadi kecelakaan kereta api di Bintaro tahun 2013, Pemda DKI Jakarta berencana membangun underpass di setiap persimpangan KA, sehingga tidak terjadi lagi peristiwa tabrakan seperti di atas. Kini underpass di perlintasan kereta api belum juga dibangun di ibukota negara Indonesia. Akibatnya peristiwa sejenis, hanya menunggu waktu untuk terulang lagi.

Di ibukota Jakarta dengan arus lalu lintas begitu padat, tidak pada tempatnya ada persimpangan kereta api dan kendaraan umum, kecuali melalui underpass atau flyover. Semoga peristiwa kecelakaan ini memberi hikmah dan melawan lupa kita. Turut berduka bagi para keluarga korban.