Turki Murka Kapal Perang Rusia Dekati Istambul

Kapal perang Rusia, Caesar Kunikov,
Ketegangan Rusia dan Turki terus memanas sejak ditembak jatuhnya pesawat jet Su-24 Rusia oleh Turki. Kapal perang Kremlin, Caesar Kunikov, bergerak mendekati Istanbul, melintasi perairan Turki dengan membawa peluncur roket.

Gerakan kapal perang itu, membuat Turki marah dan menyebutnya sebagai tindakan provokasi. Kemarahan dari Turki disampaikan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu.

”Itu menunjukkan rudal yang dioperasikan oleh seorang tentara di sebuah kapal perang Rusia, atau hal-hal lain seperti senjata anti-pesawat, itu adalah provokasi murni,” kata Cavusoglu, seperti dilpaorkan Hurriyet Daily News.

”Kapal perang Rusia memamerkan senjata adalah provokasi,” lanjut Cavusoglu dalam pidato yang disiarkan di stasiun NTV.

Çavu?o?lu menegaskan, Turki berhak merespons atas aksi yang dianggap sebagai ancaman tersebut dengan cara yang dianggap perlu.

Sebelumnya, saluran televisi Turki NTV menayangkan foto seseorang yang diduga merupakan tentara Rusia saat ia berada di atas kapal militer Cesar Kunikov yang tengah menyeberangi Selat Bosporus. Di tangannya pria tersebut, terlihat jelas sesuatu yang sangat mirip dengan pelontar granat PZRK atau senjata serupa. NTV menyebut foto tersebut diambil pada tanggal 5 Desember 2015, saat kapal militer Cesar Kunikov menuju Suriah.

Sejatinya, di bawah perjanjian Perang Dunia Pertama, Turki harus membiarkan semua kapal melewati perairannya yang bergerak melalui Istanbul, karena merupakan kawasan internasional.
Namun, atas gerakan kapal perang Rusia itu, Turki dilaporkan telah memanggil Duta Besar Rusia untuk Ankara, Andrey Karlov, seperti disampaikan Kementerian Luar Negeri Turki, Selasa (8/12/2015).

Seorang pejabat kementerian itu mengatakan bahwa, Dubes Andrey Karlov dipanggil ke kantor Kementerian Luar Negeri Turki setelah media Turki menerbitkan foto tentara Rusia yang membidikkan peluncur roket di atas kapal perang.

Tinggalkan komentar