Hilang Kontak, Satelit Militer Rusia akan Hantam Bumi

Ilustrasi

Sebuah satelit militer Rusia akan jatuh ke bumi setelah kehilangan kontak beberapa saat setelah diluncurkan. Satelit bernama Kanopus-ST itu semula diperuntukkan sebagai penunjang angkatan bersenjata Rusia terutama untuk mengamati bumi, lautan, dan sistem cuaca dari angkasa.

Laporan dari Kantor Berita TASS menyebutkan satelit itu gagal memisahkan dari roket pendorong Soyuz-2.1 B beberapa saat setelah peluncuran Belum ada komentar dari Rusia mengenai insiden ini, namun penyelidikan awal menduga ada masalah pada alat yang tersambung di roket pendorong tersebut.

“Pesawat ruang angkasa itu dinyatakan hilang karena tidak mungkin untuk digunakan sesuai dengan kegunaannya,” kata seorang pejabat badan luar angkasa Rusia.

Para peneliti memperkirakan satelit itu akan jatuh ke bumi dalam jangka dua atau tiga tahun lagi, namun benturannya tidak akan terlalu besar karena benda itu akan terbakar di atmosfer.

Ini bukan pertama kalinya Negeri Beruang Merah itu kehilangan satelit berteknologi canggihnya. Pada Mei 2014, roket yang membawa satelit komunikasi terbaru Rusia jatuh ke bumi, 10 bulan sebelumnya, roket yang membawa tiga satelit navigasi Glonass meledak sebelum peluncuran.