Turki Mohon Agar Rusia Batalkan Embargo

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu menyerukan Rusia untuk membatalkan sanksi ekonomi terhadap Turki. Menurutnya ekonomi dan perdagangan mendapatkan posisi khusus dalam hubungan bilateral Turki dan Rusia yang telah lama terjalin, ujarnya dalam wawancara dengan kantor berita Itar-Tass.

Dia mengatakan, kedua negara telah berbagi pemahaman perdagangan dan hubungan ekonomi yang tidak boleh dipengaruhi oleh perselisihan politik. “Dari eskalasi ketegangan saat ini, kita harus dengan darah dingin dan sesegera mungkin mengatasi periode ini dan kembali (memulihkan) hubungan kami. Kita harus keberatan, jika insiden menyedihkan ini akan menanggung risiko konsekuensi abadi dan akan membangun ancaman konsekuensi abadi, juga akan berisi bahaya yang merumitkan hubungan antara rakyat kita,” lanjut Menlu Turki itu.

”Kami menganggap itu wajar untuk kepentingan negara kita dan masa depan guna meninjau langkah-langkah dan juga untuk membatalkan(sanksi ekonomi) segera. Jika tidak, langkah-langkah ekonomi itu akan mempengaruhi secara langsung perekonomian negara dan akan menyebabkan konsekuensi negatif bagi orang-orang Rusia, tidak ada hanya untuk orang-orang Turki,” imbuh dia.

Hubungan antara Moskow dan Ankara memburuk setelah pesawat tempur F-16 Turki menembak jatuh pesawat jet pembom Su-24 Rusia di perbatasan Suriah-Turki. Ankara mengklaim pesawat jet Su-24 Rusia melanggar wilayah udara Turki. Namun, Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan pesawat pembom itu tidak pernah meninggalkan wilayah udara Suriah dan tidak ada pelanggaran terhadap wilayah udara Turki.