Kapal Selam Diesel Elektrik Tercanggih Type 209/1400

Kapal selam type 209/1400 untuk Angkatan Laut Mesir diluncurkan di galangan kapal ThyssenKrupp Marine Systems di Kiel. Ini menandai tonggak penting dalam program kapal selam untuk Angkatan Laut Mesir. Kapal selam type 209/1400 ini adalah yang pertama dari empat kapal selam pesanan Mesir.

Menurut pihak produsen TKMS, kapal selam type 209 / 1400 adalah versi terbaru dari kapal selam diesel elektrik type 209. Seperti semua pendahulunya, HDW Kelas 209 / 1400 adalah kapal selam kompak dan dapat diandalkan dengan teknologi terbaru, kekuatan tempur yang tinggi, daya tahan baterai yang luar biasa dan jejak akustik yang sangat minim.

Tidak hanya sebagai pertahanan maritim dan efek deterent, Type 209/1400 juga dapat melakukan misi pengawasan dan misi pengumpulan intelijen dan juga cocok untuk misi operasi Pasukan Khusus.

Untuk lebih meningkatkan kemampuan kapal selam type 209/1400, kapal dapat dilengkapi dengan sel bahan propulsi udara-independen (AIP). Upgrade dengan sistem AIP juga dapat dilakukan melalui modernisasi berkala untuk lebih meningkatkan ketahanan terendam.(Navyrecognition)

Afrika Selatan juga memiliki tiga kapal selam type 209/1400. Kapal selam pertama, SAS Manthatisi (S101), dibangun oleh Howaldtswerke di Kiel, diluncurkan pada bulan Juni 2004 dan ditugaskan pada November 2005. Kapal selam kedua dan ketiga dibangun oleh Thyssen Nordseewerke di Emden. SAS Charlotte Maxeke (S102) diluncurkan pada Mei 2005 dan ditugaskan pada Maret 2007. Kapal selam ketiga, SAS Queen Modjadji (S103), diluncurkan pada tahun 2006 dan ditugaskan pada Mei 2008. Kapal selam Type 209/1400 tersebut menggantikan kapal selam Daphne class buatan Perancis, yakni kapal selam SAS Spear, SAS Assegai dan SAS Umkhonto yang dinonaktifkan pada tahun 2003.(NavalTechnology)

Turki juga memiliki kapal selam type 209/1400 yang diberi nama Prevese class. Empat kapal selam dibangun Turki dengan bantuan Jerman.

Daya tahan kapal selam Prevese class sangat tangguh. Pada 24 Oktober 1997 dan 3 Februari 1998 Kapal selam yang di beri nama Preveze class berlayar sendirian dari Turki ke Malaysia dan kembali lagi ke Turki untuk mempromosikan kemampuan pembangunan kapal selam Turki di pameran pertahanan LIMA Malaysia di tahun 1997. Pada tahun 2011, Preveze class melakukan penyelaman terpanjang selama 32 hari berturut-turut selama latihan Operasi Unified Protector.

Karakteristik:

Berat : 1586 ton menyelam
Dimensi : 62 x 6,2 x 5,5 meter
Kecepatan : 15 knot, dengan daya jelejah 8200 mil pada kecepatan 8 knots.
Kru : 30

Persenjataan

Rudal : 14 rudal Harpoon
Torpedo : torpedo Tigerfish Mk 24 Mod 2, torpdo STN Atlas DM2A4

Sensor

Radar : Surface Search
Sonar : CSU-83 pasif dan aktif search dan attack, TAS-3 Towed Array
(TurkysNavy)