Jerman Tolak Tambahan Pasukan untuk Perangi ISIS

Eurofighter Bundeswehr’s 109

Berlin – Kanselir Angela Merkel mengomentari pemberitaan majalah Der Spiegel yang menyebut Amerika Serikat meminta Jerman untuk mengerahkan lebih banyak kekuatan militer untuk memerangi ISIS.

“Saya merasa Jerman telah memenuhi kewajibannya dan kita tidak perlu membicarakan isu terbaru terkait dengan pertanyaan tersebut,” ujar Merkel kepada ZDF, saat ditanya mengenai laporan majalah Der Spiegel.

Sabtu 12/12/2015 Der Spiegel melaporkan bahwa Menteri Pertahanan AS Ashton Carter telah mengirim surat berisi permohonan untuk kontribusi yang lebih besar dari militer Jerman. Permohonan disampaikan satu pekan setelah parlemen Jerman menyetujui rencana bergabung dengan operasi koalisi AS di Suriah.

German Chancellor Angela Merkel . (AP Photo/Markus Schreiber)

Juru bicara Menteri Pertahanan Jerman mengonfirmasi adanya sebuah surat yang datang dari AS, dan isinya masih dipertimbangkan. Ia mengatakan isi surat itu tidak mengandung permintaan spesifik dan mirip dengan surat yang dikirim AS ke negara sekutu lainnya.

Militer Jerman di Timur Tengah saat ini telah mengirim alutsista enam jet tempur Tornado untuk misi pengintaian, satu kapal perang untuk melindungi kapal induk Charles de Gaulle milik Prancis, pesawat pengisian bahan bakar dan sekitar 1,200 personel militer.

Pengiriman militer ini merupakan respon untuk permintaan Prancis sebagai bentuk solidaritas usai terjadinya serangan di Paris yang menewaskan 130 orang. Jerman menegaskan belum berencana bergabung dalam misi serangan udara di Suriah.

Lampost.co