Amankan Natal dan Tahun Baru, Kodam Jaya Turunkan 7.000 Personel

Jelang peringatan Hari Natal dan malam pergantian Tahun Baru 2016, Kodam Jaya memastikan bakal mengerahkan 2/3 pasukannya atau 70 satuan setingkat kompi (SSK) untuk melakukan pengamanan. Meski demikian, prajurit militer hanya bersifat membantu personel Polda Metro Jaya dalam tugas tersebut.

“Kita kerahkan 2/3 pasukan sekira 7.000 personel untuk PAM Natal dan Tahun Baru,” ujar Kapendam Jaya, Kolonel Inf Heri Prakosa kepada awak media di kantornya, Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (17/12/2015).

Heri menambahkan, pihaknya juga menyiapkan 326 unit sepeda motor D’Tracker bantuan dari Pemprov DKI Jakarta untuk para personel yang bersiaga. Para prajurit berkendara, sudah teruji selama pengamanan Piala Presiden di Gelora Bung Karno, tiga bulan silam.

“Kita juga siapkan alat, terutama kendaraan D’Tracker. Itu efektif dan ditakuti Jakmania yang mau bikin rusuh saat Piala Presiden lalu,” imbuhnya.

Guna memastikan kenyamanan umat Kristiani dalam merayakan Natal, Heri menyebut Pangdam Jaya telah mengintruksikan satuan teritorial di tingkat Kodim dan Koramil untuk melaksanakan komando sosial (Komsos). Hal tersebut untuk mengajak dan mengimbau forum kerukunan umat beragama (FKUB) agar saling membantu dan menjaga.

“Agar perayaan Natal yang dilakukan saudara kita dari umat Nasrani berjalan lancar,” sambungnya.

Namun, khusus tempat-tempat VVIP, Kodam Jaya bakal mengerahkan Panser Anoa untuk melakukan penjagaan.

“Ada yang insert di lokasi strategis. Ada yang on call juga dan ada yang turun bersama tiga pilar laksanakan himbauan,” pungkasnya.