Wilayah Udara Turki dan Eropa Tertutup untuk Rusia

Eropa dan Turki telah menutup udaranya untuk pesawat-pesawat penerbangan jarak jauh Rusia yang akan melancarkan serangan udara ke posisi ISIS di Suriah.

Kondisi ditutupnya ruang udara Turki dan Eropa tersebut mengakibatkan para pilot pesawat tempur Rusia harus mencari rute alternatif (reroute) untuk melakukan serangan, demikian disampaikan Deputi Komandan Mayjen Anatoly Konovalov, Minggu (20/12/2015).

Menurut Konovalov, pilot-pilot Rusia harus berangkat ke Suriah dari pangkalan militer paling utara di Olenegorsk, demi menghindari Eropa dan kemudian melewati laut Mediterania dan masuk ke Suriah.

Namun demikian, kata Konovalov, pesawat-pesawat Penerbangan Jarak Jauh Rusia masih mampu melakukan penugasan penyerangan.

Seperti diberitakan Rusia tengah melakukan serangan udara ke posisi ISIS di Suriah, sebagai upaya untuk membantu kolega mereka Pemerintahan Presiden Suriah Bashar Al Assad.