Menhan Soal Jatuhnya Dua Pesawat TNI AU Buatan Korea Selatan

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Sydney, Australia (tengah, kiri). (Photo: Metro TV)

Sydney – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menarik benang merah antara insiden jatuhnya pesawat tempur latih T-50i Golden Eagle di Yogayakarta, dengan jatuhnya pesawat latih KT-1 Wong Bee TNI AU di Langkawi, Malaysia, 15 Maret 2015

“Saya sebetulnya baru beberapa bulan dari Korsel. Itu belum terlalu lama. Masih relatif baru. Kita selidiki kenapa kok bisa begini. Sama dengan pesawat yang jatuh di Malaysia waktu itu. Di Langkawi,” ujar Ryamizard.

Pernyataan ini disampaikan Ryamizard usai menghadiri 2+2 meeting bersama Menlu dan Menhan Australia di Gedung Commonwealth Parliementary Office, Sydney, Senin (21/12/2015).

Ryamizard mengatakan, jika hasil penyelidikan mengarah kesalahan terletak pada faktor teknis, maka pengadaan pesawat Godlen Eagle akan dikaji ulang.

“Ya. Sekarang kan pengadaan alutsista harus transparan. Tidak jamannya lagi tertutup,” ujar Ryamizard saat ditanya tentang dugaan penyebab insiden karena faktor teknis.

Detik.com