Panglima TNI Mutasi 5 Pati

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) lima perwira tinggi (Pati) TNI di Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (22/12/2015). Kelima Pati itu adalah Komandan Polisi Militer (Danpom TNI) dari Mayjen TNI Maliki kepada Mayjen TNI Dodik Widjanarko, Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI dari Laksda TNI Bambang Haryoto R kepada Brigjen TNI Ben Yura Rimba, Dansatkomlek TNI dari Brigjen TNI Edy Sudarmanto kepada Kolonel Chb Umaryana, Kapusjianstra TNI dari Brigjen TNI Haryoko Sukarto kepada Kolonel Czi Benny Oktaviar, dan Kapusinfolahta TNI dari Marsma TNI M. Agus Mustofa kepada Kolonel Lek Hadi Suwito.

Gatot meminta para pejabat yang naik pangkat agar segera menjalankan tugas dan sesuaikan dengan aturan yang ada. Para pejabat harus peka dan cepat mengikuti setiap perkembangan yang terjadi.

Kepada Danpom TNI, ia meminta kesamaan persepsi dalam proses penegakan dan penyelesaian pelanggaran hukum, disiplin dan tata tertib prajurit TNI. Aparat penegak hukum, disiplin dan tata tertib seperti Pom TNI harus terlebih dahulu memiliki sikap disiplin.

“Sangat tidak mungkin penegakan hukum, disiplin dan tata tertib dapat berjalan dengan baik apabila petugasnya sendiri tidak disiplin dan profesional,” kata Gatot.

Sementara untuk Kapuskes, ia meminta agar sistem pelayanan kesehatan harus terus dikembangkan dan disinergikan. Terlebih dengan diberlakukannya kewajiban setiap warga negara menjadi anggota BPJS. Adapun untuk Dansatkomlek TNI, dia meminta agar menghadirkan saran cerdas dan konsep komunikasi yang mudah beradaptasi sesuai kecenderungan perkembangan saat ini.

“Terus tingkatkan dan kembangkan kapasitas dan kapabilitas diri, serta kemauan untuk berbuat yang terbaik, tulus dan ikhlas. Kemajuan TNI kedepan sangat bergantung kepada kompetensi dan kemauan kita dalam menghadapi tantangan yang semakin tidak ringan,” tuturnya