Erdogan: Koalisi Militer Menyerang ISIS Hanya alasan untuk Bantai Rakyat Suriah

Presiden Turki Racep Tayyib Erdogan dalam sebuah pidato di hadapan para ekonom di Kota Bursa, mengungkapkan saat ini posisi Presiden Suriah, Bahsar al Assad sangat lemah. Pendukungnya tinggal 14 persen saja dari keseluruhan rakyat Suriah. Selebihnya menentang dan menghendaki dia lengser, seperti yang dilasir oleh Al Jazeera.

Di samping itu, menurut Presiden Erdogan, intervensi militer yang dilakukan oleh koalisi negera-negera dengan alasan menyerang ISIS tidak berdasar.

Pasalnya, ISIS di Suriah dan di Iraq jumlahnya tidak lebih dari 20 ribu. Sedangkan pasukan negera-negara bersatu yang mengaku melawan mereka mencapai empat juta. Presiden Erdogan menambahkan bahwa Menyerang ISIS Hanya alasan untuk Bantai Rakyat Suriah.

Koalisi negara-negara tersebut hakekatnya bukan menyerang ISIS, melainkan membantu Rezim Bahsar al Assad membunuh rakyat Suriah. Menewaskan tidak kurang dari 14.000 (empt belas ribu) orang. “Satu diantara kejatahan paling brutal dalam sejarah peradaban manusia!” pungkasnya.