Rusia Tidak Pernah Bercanda untuk Transfer Teknologi Militer

Reliance Defence Limited dan produsen sistem rudal pertahanan udara terkemuka AlmazAntey, Rusia, telah memutuskan untuk bekerja sama untuk seluruh rentang rudal dan sistem radar pertahanan udara, yang diperlukan untuk pasukan pertahanan India. Pengumuman ini disampaikan di Moskow, 24/12/2015.

Kedua pihak sedang mengidentifikasi sistem rudal pertahanan udara yang dibutuhkan, termasuk program rudal TOR-1M, radar dan sistem kontrol otomatis sebagai kemitraan yang akan dibangun di India, sebagai kebijakan offset dari Kementerian Pertahanan.

Kedua pihak juga membahas implementasi bersama modernisasi, perbaikan dan overhaul dari sistem AlmazAntey yang sudah dalam pelayanan angkatan bersenjata India.

Mereka juga membahas kerjasama R & D untuk mengembangkan produk-produk baru di sektor pertahanan.

Ketua Reliance Group, Anil Ambani mengatakan: “kemitraan yang diusulkan, merupakan tonggak penting dalam hubungan strategis antara kedua negara.”

Wakil Ketua perusahaan AlmazAntey, VF Medovnikov mengatakan: “Bekerja dengan Reliance Defence akan membantu kami mengembangkan arah baru bagi kedua perusahaan untuk mengatasi kebutuhan masa depan dari angkatan bersenjata India.”

Reliance Defence Ltd adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Reliance Infrastructure Limited. Dengan memiliki izin industri untuk platform militer dalam spektrum penuh, Reliance Defence adalah perusahaan swasta tercepat muncul dalam pengembangan, pembuatan dan penyediaan program ruang angkasa, serta platform dan alutsista peralatan untuk angkatan darat dan laut.

Rusia tidak pernah bercanda untuk transfer teknologi militer dengan negara negara yang telah melakukan komitmen. Kepercayaan ini terus dijaga oleh Rusia

Ndtv.com