Rusia Bom Minyak Curian ISIS yang Masuk Turki

Banyak negara Barat yang menyangkal pernyataan Rusia bahwa ISIS mencuri minyak dari Suriah, untuk kemudian dijual ke Turki. Vladimir Putin pun sempat mengatakan, Pemerintah Turki ikut terlibat dalam penadahan dan pencurian minyak Turki ini. Rusia tidak suka berbantah-bantah pendapat.

Setelah pernyataan mereka dibantah pihak Barat, tanggal 25 Desember 2015, Kementerian Pertahanan Rusia merilis bagaimana truk truk pengangkut minyak curian ISIS di Suriah, bergerak ke perbatasan Turki, untuk menjual minyak tersebut ke Turki. Drone Rusia berhasil mengabadikan pergerakan truk truk pencuri minyak ISIS yang bergerak di perbatasan Suriah Turki. Drone ini juga mengabadikan sejumlah depo minyak curian ISIS yang ditumpuk di perbatasan Turki.

Gedung Putih menyatakan tidak ikut menghancurkan depo depo minyak curian ISIS tersebut, dengan alasan, tidak ingin merusak llingkungan. Wakil direktur CIA Michael Morell mengatakan alasan AS tidak menghancurkan depo minyak curian ISIS karena “kami tidak ingin melakukan kerusakan lingkungan, dan kami tidak ingin menghancurkan infrastruktur itu.”

Karena tidak ada yang menghancurkannya, setelah memvideokan bukti tersebut, jet jet tempur dan bomber Rusia, menggasak habis depo depo minyak curian tersebut.