Mengintip Kekuatan Angkatan Laut Israel

Lautan merupakan akses vital bagi Israel, dengan akses ini Israel dapat terhubung dengan dunia. Kawasan darat bukanlah pilihan tepat bagi Israel, mengingat negara yang berukuran empat kali pulau Bali ini dikelilingi musuh-musuhnya. Karena itu, Israel mengembangkan berbagai perangkat teknologi militer yang bernaung dibawah divisi lautan. Dan berikut kekuatan militer Angkatan Laut Israel.

Kapal Penembak Rudal: 11 Unit

Israel mengembangkan kapal penembak rudal Sa’ar.  Kapal ini juga hanya memiliki Berat 430-1000 Ton. Termasuk Kategori Kapal Kecil. Beberapa Proyek Kapal seperti jenis Frigates sudah tidak dipakai lagi, dan Jenis Corvet Produksinya udah dihentikan di Tahun 1995. Walaupun masih ada tiga yang masih Aktif yaitu EILAT, LAHAV dan HANIT. Angkatan Laut Yahudi hanya mengandalkan 11 Unit.

Kapal ini berkemampuan untuk menembak rudal secara VLS (Vertical Launching System). Senjata Andalannya adalah 6 Torpedo MARK32 buatan Amerika Serikat dan 64 Rudal Barak buatan Israel yg bisa menembak hingga jarak 70 Km. Sampai Saat ini, Israel tidak memiliki Kapal Induk dan Kapal-Kapal Destroyer Besar Lainnya. 

Kapal Selam Siluman Dolphin: 5 Unit

Kapal selam ini merupakan hibah dari pemerintah Jerman dan diberikan secara gratis untuk Israel. Sebagai permohonan maaf atas peristiwa holocaust. Kapal selam ini diproduksi oleh Howaldtswerke Deutsche Werft GermanyDolphin memiliki berat 2.050 ton, menggunakan Mesin Diesel Electric yg sangat halus dan karena itu dijuliki kapal siluman. Untuk Persenjataan semua diserahkan kepada Israel. Israel melengkapinya dgn 16 Torpedo buatan Amerika Serikat, dan di Install dengan Rudal jelajah POPEYE TURBO buatan Israel yg bisa menembak hingga 1.500 Km. Dan Kemungkinan besar juga di Install dgn Senjata JERICHO III buatan Israel, yakni Rudal Berhulu Ledak Nuklir yang daya jelajahnya mencapai 11.500 Km.

 

Kilang Gas

Lautan Israel memiliki Sumber Daya Gas di Bagian Gugus Levianthan, Tamar dan Dalit.  Sehingga Kilang Gas juga dijadikan Basis Intelijen System Militer. Untuk Penjagaan, Israel Menempatkan Kamera Pengintai dan Radar di atas Tiang Masing Masing Kilang.

 

Pesawat Maritim: 1 Unit

Sebenarnya ini adalah Jet Komersial Bisnis dari Jet Global Express 5000. Namun diutak-atik oleh Israel menjadi Pesawat yg memiliki Kemampuan Gabungan dari AWACS, INTELIJEN, PERANG ELECTRONIC, KOMANDO, Pengendali Drone, Platform Peluncur Rudal + Peluncur Torpedo. Saat ini baru Tersedia 1 Unit karena Pesawat ini baru didesain oleh Israel Pada Tahun 2014.

Mobil Penjaga + Peluncur Rudal : 10.185 Unit

Israel memiliki 10.185 Unit Mobil yang terdiri dari berbagai jenis dan dapat membawa perlengkapan radar secara portabel.  Walaupun umumnya di Gunakan di Darat. Namun juga bisa di Gunakan untuk Menjaga di Garis Pantai, Pegunungan, di Hutan dan Perbatasan. Mobil ini juga Memiliki kemampuan multifungsi sebagai alat Transportasi  IDF, Transportasi Logistik, Intelijen dan juga sebagai Peluncur Rudal yang Tersembunyi di dalam Bagasinya. Senjata Andalannya adalah Rudal SPIKE buatan Israel yang Bisa Menembak hingga Jarak 1 Km – 25 Km.

Satelit

Kode satelit ini OFEQ 10, yang digunakan untuk tugas pencitraan dan intelijen. Selain itu juga di desain untuk persaiapan perang ruang angkasa untuk menghancurkan satelit lawan. Israel sudah mampu meluncurkan roket luar angkasa menggunakan peluncur Shavit.

Drone

Drone ini dapat terbang di lautan hingga 24 Jam tanpa mengisi bahan bakar. Tipe lainnya bahkan dapat melayang selama tiga hari dan memiliki kemampuan merusak sinyal komunikasi. Namun untuk Perintah Menembak, Ia Harus Meminta Izin Terlebih Dahulu Kepada Pasukan IDF Israel yg berada di Darat di GCS (Ground Control System). Beberapa Unit Lainnya bahkan Bisa Terbang Tanpa Memerlukan Landasan Terbang (Bisa Vertical). Ia bahkan Bisa Pulang Secara Otomatis ke Pangkalan dan Bisa Terbang Lagi Secara Mandiri untuk Kembali bertugas Mengawasi Lautan Israel.