Senjata Aneh di Perang Dunia II (1)

Perang mendorong inovasi industri persenjataan. Selama Perang Dunia II, negara-negara besar di dunia telah menggenjot kemajuan teknologi, kedokteran, dan komunikasi agar efisien dan menakutkan dalam pertempuran. Beberapa kemajuan yang dibuat dalam Perang Dunia II yang kemudian menjadi dasar munculnya teknologi modern. Tetapi juga banyak teknologi yang dikembangkan di masa lalu menjadi tidak berguna dan terkesan aneh serta gila jika dilihat dari kacamata sekarang. Dan berikut teknologi perang paling aneh pada era Perang Dunia II.

1. RANJAU UDARA

Roket peluncur proyektil ini adalah sistem antipesawat yang aneh. Dibuat untuk melindungi kapal-kapal laut dari pesawat udara musuh, proyektil unrotated diluncurkan dari sebuah kapal, dan setelah mencapai ketinggian 1.000 kaki, parasut yang memiliki 400 kabel akan mengembang di udara dan ranjau akan meledak. Idenya adalah untuk menciptakan sebuah ladang ranjau di udara dimana pesawat musuh akan terjerat dalam kekacauan kabel, menarik pemicu tambang dan meledakkan pesawat. Namun, tambang, kabel, dan parasut itu sangat mudah terlihat dan pilot musuh hingga tidak kesulitan untuk terbang di atas atau di bawah ladang ranjau udara. Ranjau udara ini kemudian akan tergantung pada arah angin, dan sialnya mereka sering melayang kembali ke arah kapal-kapal Inggris yang menembakkan ranjau tersebut. Tidak ada catatan sistem ini berhasil menjatuhkan pesawat.

2. PASUKAN ANJING BUNUH DIRI

Rusia telah menggunakan anjing militer sejak tahun 1924, mereka berusaha untuk mengubah prajurit anjing menjadi ranjau antitank dengan membawa bahan peledak di tubuhnya. Selama pelatihan, anjing-anjing tersebut dibiarkan kelaparan lalu dilepas di tank Soviet yang ditaruh makanan di bawahnya. Idenya, setelah anjing-anjing itu di bawah tank, mereka akan menarik pemicu detonator dengan gigi mereka. Namun, sebagian besar anjing tidak dapat memahami atau menjalankan tugas tersebut. Mereka dapat menangkap aroma bahaya dan peperangan disekitar mereka. Jika sudah begitu, anjing-anjing ini akan berbalik dan berlari menuju pawang mereka dan akhirnya ditembak oleh musuhnya. Walau tak dapat dikatakan sukses, beberapa anjing dinyatakan berhasil melakukan misi maut ini. (bersambung)