Jelang Tahun Baru, Eropa Waspada Teror Bom

Serangan di Paris Membuat Sejumlah Negara Eropa Waspada
Negara-negara di Eropa dilanda kecemasan adadnya teror bom atau penembakan menjelang perayaan Tahun Baru 2016. Kini sejumlah negara di Eropa mengeluarkan status siaga.
Salah satunya Austria yang telah memperingatkan potensi teror bom selama pesta perayaan Tahun Baru 2016.
”Beberapa nama yang mungkin dari penyerang potensial disebutkan, yang diperiksa, dan diselidiki berdasarkan (pemeriksaan) sejauh ini tidak membuahkan hasil yang konkret,” kata Kepolisian Wina, seperti dikutip Reuters.

”Pada hari-hari sebelum Natal, peringatan dikirim oleh layanan (intelijen) untuk berbagai Ibu Kota di Eropa, yang mengatakan bahwa hal itu bisa datang pada serangan yang melibatkan bahan peledak atau penembakan antara hari Natal dan Tahun Baru dalam ruang yang penuh sesak,” lanjut pernyataan polisi mengutip keterangan intelijen.

Polisi meminta warga Austria untuk memahami tentang perlunya kontrol keamanan yang lebih ketat. Kontrol keamanan itu akan meliputi pengawasan di ruang yang penuh sesak, terutama di sebuah acara-acara yang ramai.
”Serta pemeriksaan identitas secara intensif dan kewaspadaan yang lebih tinggi untuk benda yang bisa membawa bahan peledak seperti tas atau ‘frame sepeda’,” lanjut pernyataan pihak kepolisian.

Status siaga juga diberlakukan Jerman. Namun, pihak Kementerian Dalam Negeri Jerman menolak mengomentari situasi keamanan di negara itu. ”Jerman masih di garis pembidikan teroris ” kata pihak kementerian itu, melalui seorang juru bicara.
Aparat keamanan Jerman telah memantau situasi untuk menjalankan langkah-langkah keamanan yang diperlukan menyusul serangan mengerikan di Paris.

Namun hal berbeda terjadi di London, di mana para pejabat Inggris menyerukan warga untuk merayakan Tahun Baru seperti biasa.

”Kami tidak harus menjadikan ancaman terorisme untuk menakut-nakuti kami semua dengan mengubah kehidupan normal kami. Kami perlu untuk terus dengan perayaan kami,” kata Keith Vaz, politikus ternama di parlemen Inggris.

”Mengingat iklim saat ini, tentu saja kita harus ekstra waspada dan terus melindungi diri dengan baik, tetapi jika kita memberikan rasa takut, maka mereka (teroris) akan menang,” pungkasnya.