Jan 022016
 

1250161alphadog-2-970x0780x390

BigDog adalah robot berkaki empat buatan Boston Dynamics -perusahaan milik Google- yang rencananya bakal dipakai sebagai robot pengangkut perbekalan dan peralatan Marinir AS.

Tapi sang anjing besi ini belakangan dikabarkan urung dipakai oleh Marinir.

Memang, ia sanggup bergerak lincah melintasi berbagai medan sambil memanggul aneka macam benda di punggung hingga 180 kg, namun ada kelemahan fatal yang tak bisa ditolelir pihak militer; BigDog terlalu berisik.

Sebagaimana dirangkum Nextren dari SlashGear, Rabu (30/12/2015), mesin-mesin yang mengerakkan BigDog rupanya mengeluarkan suara keras seperti “mesin pemotong rumput”, bahkan saat sedang diam.

Saat bergerak, kaki-kakinya mengeluarkan bunyi-bunyi ala robot berjalan. Tentu, ini bukan hal bagus buat tentara yang ingin mengendap-endap menyerbu musuh.

“(Marinir) Menganggapnya sebagai robot berisik yang bisa membuat posisi mereka ketahuan,” keluh Kyle Olson dari laboratorium tempur korps Marinir AS yang terlibat dalam proyek penyediaan robot untuk tentara.

Selain itu ada pula masalah perawatan dan perbaikan yang mesti dilakukan di medan tempur apabila sang robot mendadak ngadat. Militer AS agaknya tak mau lebih menyusahkan para tentara yang sudah repot dengan urusan baku tembak.

Bagaimana dengan Spot, sang “adik” BigDog yang berukuran lebih kecil? Pihak militer rupanya kurang tertarik pula dengan robot yang satu ini karena dinilai tak sanggup membawa beban sebanyak BigDog.

Spot dan BigDog pun untuk sementara ini terpaksa dikandangkan. Masa depan mereka belum jelas, namun Marinir AS menyatakan masih ingin memakai jasa robot untuk keperluan tempur. Mungkin nanti, saat sudah ada robot yang tidak berisik.

Nextren

  16 Responses to “Robot Anjing Batal Dipakai Marinir AS”

  1. Gagal Dipakai Gara – Gara Terlalu Berisik

  2. ga ada yang mau pertamax nih?

  3. masa jeruk di kawal jeruk wkwkwk

  4. udah dibuat pake biaya ,batal di pake

    • Itu sudah biasa berlaku bagi dunia teknologi, jadi jika sudah merasa cape2 melakukan penelitian, desain sampai meluncurkan prototipe tp tidak dipakai oleh sang user, seharusnya jangan marah, karena pasti ada sesuatu kelemahan yg tidak sesuai kriteria dari sang user, tp kegagalan itu harus dijadikan semangat untuk menciptakan yg lebih baik lagi,,,

  5. comment ku kemana neh?

    • Setelah diketik tidak muncul, atau susah entry. Atau seperti apa Bung. Mohon masukan.

      Thanks

      • setelah diketik tidak muncul malah kadang muncul “server error”

      • saya taunya dasar koneksi internetnya, tapi comment nya diulang muncul tulisan ” Duplicate comment detected; it looks as though you’ve already said that! “

      • Berarti ada masalah, komentar yang sudah diketik tidak langsung muncul. Ada delay dalam proses tersebut. Bingung juga yah apa penyebabnya. Kalau saya ukur pakai GTMetrix, kecepatan jakartagreater.com sudah lumayan 4 sampai 5 sec (good).

        Nah kalau soal komentar belum muncul bingung juga mencari penyebabnya. Mungkin jakartagreater harus hijrah dari WordPress ke yang profesional. Sabar ya. Saya akan mencoba untuk menghijrahkan CMS-nya.

        Mungkin teman teman bisa kasih referensi kemana untuk membuat website yang profesional ?. Jangan mahal mahal ya 😀

      • Siap. Dimonitor. akan dicarikan solusinya. Mungkin WordPress yang bermasalah dan harus hijrah

  6. comment kok susah ya?

  7. Gw mbayangin, bgmn jadinya ya kalo bigdog ini nantinya bisa jadi silent, udah gitu dtambahi gatling gun dipunggung.. Cakar ma taringnya bisa ngeluarin racun sianida saat nggigit ato nyakar.. Bisa jadi senjata maut ni bigdog.. Mungkin nanti namanya diganti jdi maddog.. Ato deadlydog.. Hehehe 😀

 Leave a Reply