Advanced Research Fund, Lembaga Pengembangan Senjata Militer Rusia

The Nerechta/sputniknews
The Nerechta/sputniknews

Pemerintah Rusia terus berusaha mengembangkan kekuatan persenjataannya. Melalui lembaga Advanced Research Fund, Rusia melakukan pengembangkan serta mengeluarkan berbagai terobosan teknologi terbaru.

Advanced Research Fund merupakan satu lembaga yang memainkan peran dalam menentukan pengembangan elemen kunci sistem persenjataan serta peralatan khusus militer generasi terbaru. Lembaga ini didirikan sebagai bagian dari usaha Rusia untuk meningkatkan kemampuan persenjataan militernya di tahun 2025—2030.

Advanced Research Fund memiliki 35 laboratorium percobaan yang bekerja secara aktif. Beberapa percobaan yang dilakukan merupakan usaha pengembangan baju tempur yang telah dilengkapi berbagai persenjataan, dan diberi nama “Ratnik”. Pakaian tempur prajurit masa depan ini telah sempat dipamerkan dalam parade Hari Kemenangan di Moskow.

Tak hanya Ratnik, robot tempur “The Nerechta” menjadi salah satu gagasan dari pengembangan teknologi inovatif lain yang tengah dikembangkan pemerintah Rusia. Sebagian besar pengembangan robot pabrikan Degtyarev Kovrov ini masih bersifat rahasia.

“The Nerechta” pada dasarnya adalah sebuah kendaraan pengintai, yang juga dapat mengangkut amunisi ke unit pertempuran, memindahkan pasukan yang terluka dari zona pertempuran, serta tentu saja dapat melakukan penyerangan terhadap musuh.

Kekuatan tempur yang pertama kali diperkenalkan pihak militer Rusia pada musim gugur tahun 2015 ini sedang disiapkan untuk uji coba akhir. Desain robot Nerechta ini sepintas mirip dengan lengan Avatar dalam satu film fiksi-ilmiah. Menurut Presiden Rusia, Vladimir Putin, desain ortodoks adalah tulang punggung dari kekuatan bersenjata modern berteknologi tinggi.

Putin pun menambahkan, desain kecanggihan yang dimiliki oleh senjata Rusia benar-benar tak dapat ditandingi di dunia dan telah siap diproduksi secara massal. Keunggulan senjata Rusia tersebut didapat berkat bantuan dari para perancang dan ilmuan terbaik dari seluruh dunia.

Lebih lanjut, Putin menjelaskan bahwa berbagai teknologi canggih yang ada nantinya tak hanya dinikmati oleh militer, namun juga tersedia bagi warga sipil. Nantinya, teknologi tersebut akan dikembangkan melalui berbagai proyek padat karya. Pangsa pasar teknologi inovatif dalam produksi pertahanan Rusia dijadwalkan mencapai 70 persen pada tahun 2020.

sputniknews

Sharing

Tinggalkan komentar