Rusia Membantah Menggunakan Bom ‘Jatuh Bebas’ di Suriah

1123687

AS menuduh pihak Rusia menggunakan bom jatuh bebas saat melakukan pemboman di Suriah. Menteri Luar Negeri Amerika menyatakan Rusia menggunakan bom ‘free fall’ saat menyerang posisi ISIS di Suriah. Amerika menyatakan akibat penggunaan bom ‘jadul’ itu, pemboman Rusia yang menyasar posisi ISIS malah menghantam pemukiman penduduk sipil.

Namun Rusia membantah pernyataan dari Amerika itu. Rusia menyatakan klaim penggunaan bom jatuh bebas itu tidak berdasar dan tidak disertai bukti yang nyata.

Rusia bahkan menantang pihak AS untuk memperlihatkan bukti bom yang dijatuhkan dan didaerah mana bom itu menghantam pemukiman penduduk sipil Suriah.

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Zakharova, Amerika tidak bertanggung jawab dengan melemparkan pernyataan yang tidak disertai bukti-bukti yang bisa mendukung tuduhannya.

Pada hari Jumat, tanggal 05/02/2016, Menteri Luar Negeri Amerika, John Kerry mengutuk pemboman Rusia yang semakin intensif di Aleppo. Kerry menyatakan Rusia menggunakan bom jatuh bebas atau “bom bodoh” yang membunuh warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

“Dalam beberapa kasus, setelah pengeboman selesai, ketika paramedis mencoba untuk menolong yang terluka, pembom kembali datang dan mereka membunuh para pekerja kesehatan, “kata Kerry kepada wartawan di Washington.

Sharing

Tinggalkan komentar