Koarmatim Gelar Latihan Pengamanan Perbatasan Indonesia-Philipina

Pasukan PPRC berhasil menguasai Pantai, Dermaga Fery dan Dermaga Daruba di Pulau Morotai, Maluku Utara, November 2015.
Pasukan PPRC berhasil menguasai Pantai, Dermaga Fery dan Dermaga Daruba di Pulau Morotai, Maluku Utara, November 2015.

Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) menggelar Latihan Pratugas Satgas (Latpratugas) Operasi (Ops) Pengamanan Terbatas (Pamtas) Tahun 2016. Latihan yang dibuka oleh Pangarmatim Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran tindak pidana di perairan wilayah laut perbatasan Indonesia-Philipina.

Pangarmatim selaku Komandan Latihan Pratugas didampingi oleh Wadanlat Pratugas Kolonel Laut (P) Fadelan akan melibatkan sebanyak 390 prajurit Koarmatim serta empat Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jajaran Koarmatim.

Latihan yang diadakan di perairan Laut Jawa ini akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 11 hingga 25 Februari 2016. Latihan akan dibagi menjadi 4 tahap diantaranya meliputi Tahap I Perencanaan, Tahap II Persiapan, Tahap III Pelaksanaan, dan Tahap IV Pengakhiran.

Koarmatim Gelar Latihan Pengamanan Perbatasan Indonesia-Philipina (2)
Pangarmatim menekankan bahwa keberhasilan latihan ini menentukan hasil operasi sesungguhnya yang akan dilaksanakan Koarmatim kedepan. Ia juga berpesan kepada seluruh prajurit yang terlibat dalam latihan untuk mengikuti latihan dengan serius dan penuh tanggung jawab. Para prajurit diharapkan memiliki kesiapan yang memadai sebagai bekal dalam melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan Indonesia-Philipina.

Puspen TNI

Sharing

Tinggalkan komentar