Inggris Dituduh Mencuri Hujan Siprus

tornadogr_10_1024

Angkatan udara Inggris (RAF) dituduh oleh pemerintah Siprus melakukan rekayasa cuaca, yang memungkinkan pesawat tempur Tornado dan Typhoon bisa melakukan misi pemboman ke Suriah dan Irak dalam cuaca yang cerah.

Ramalan cuaca Siprus baru-baru ini memprakirakan hujan lebat akan mengguyur wilayahnya, namun yang terjadi Siprus tetap mengalami cuaca kering, bahkan ekstra kering yang melanda kepulauan Mediterania di Siprus.

Inggris dituduh melakukan rekayasa ‘cloud-seeding’ yakni teknik menggunakan bahan kimia untuk mengalihkan awan hujan. Tuduhan yang menurut media Inggris ‘aneh’ muncul setelah ramalan cuaca memprakiraan siprus akan mengalami hujan lebat lokal pada awal Februari namun ternyata cuaca tetap kering.

Menteri Pertanian Siprus Nicos Kouyialis saat ini memerintahkan penyelidikan resmi untuk mengetahui kebenarannya. Nicos Kouyialis menyatakan kepada komite parlemen Siprus,”Tindakan tersebut bisa mengubah iklim Siprus karena dapat mengubah atmosfer bumi, dan zat kimia yang ditaburkan di udara berpotensi mengubah kemampuan atmosfer untuk menghasilkan hujan “.

Kementerian Pertahanan Inggris membantah tuduhan tersebut, dan menyatakan klaim dari Siprus tersebut tidak benar.

DailiyMail

Sharing

Tinggalkan komentar