Iran Kembali Lakukan Uji Coba Nuklir

Situs resmi Islamic Revolutionary Guards Corps (IRGC) mengatakan bahwa Iran telah melakukan uji tembak beberapa rudal balistik dari silo di seluruh negeri pada hari Selasa ini (08/03). Uji tembak tersebut sebagai aksi menentang sanksi Amerika Serikat baru-baru ini pada program rudal Iran.

Tes ini dimaksudkan untuk menunjukkan daya tangkal Iran dan juga kemampuan Republik Islam untuk menghadapi setiap ancaman terhadap Revolusi, negara dan kedaulatan negara.

Tes itu terjadi dua bulan setelah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi bisnis dan individu terkait dengan program rudal Iran, selama tes rudal jarak menengah Emad yang dilakukan pada bulan Oktober 2015.

PBB mengatakan bahwa tes, yang terjadi setelah Iran mencapai kesepakatan nuklir dengan kekuatan dunia pada bulan Juli, melanggar Resolusi Dewan Keamanan 1929 yang melarang Iran melakukan pekerjaan pada rudal balistik berkemampuan nuklir.

Resolusi yang berakhir ketika kesepakatan nuklir dilaksanakan pada bulan Januari, tetapi resolusi baru kemudian mulai berlaku di mana Iran “dipanggil” untuk tidak melakukan pekerjaan rudal yang dirancang untuk memberikan kemampuan senjata nuklir.

Iran selalu membantah adanya hubungan antara rudal balistik dan program nuklirnya, yang sekarang tunduk pada pembatasan yang ketat dan pemeriksaan di bawah kesepakatan nuklir yang mulai berlaku pada bulan Januari.

Sementara setiap rudal dengan ukuran tertentu secara teori dapat digunakan untuk membawa hulu ledak nuklir, Iran mengatakan Emad dan rudal lain digunakan sebagai pencegah konvensional. Penelitian ini difokuskan pada peningkatan akurasi rudal, yang menurut para ahli akan membuat mereka lebih efektif dengan hulu ledak konvensional.

reuters