7 Awak Destroyer USS Fitzgerald Ditemukan Tewas

Destroyer USS Fitzgerald (DDG 62) tembakkan rudal Standard Missile-3 (SM-3) (US Navy)

7 Awak Destroyer USS Fitzgerald Ditemukan Tewas 1

Yokosuka – Jasad dari sejumlah pelaut yang dinyatakan hilang setelah kapal Angkatan Laut AS USS Fitzgerald bertabrakan dengan sebuah kapal barang, ditemukan di sebuah ruangan penuh air di dalam kapal yang rusak, kata Armada Ketujuh AS.

Media Jepang yabg mengutip peenyataan Armada Ketujuh pada Minggu, 18/6/2017 mengatakan ketujuh pelaut yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan tewas.

Pernyataan Armada Ketujuh mengatakan bahwa jasad para pelaut itu sedang dipindahkan ke rumah sakit angkatan laut AS untuk diidentifikasi.

“Keluarga telah diberi informasi dan diberikan dukungan yang mereka butuhkan selama masa sulit ini,” katanya.

Kapal Fitzgerald bertabrakan dengan kapal dagang berbendera Filipina yang berukuran tiga kali lebih besar, sekitar 56 mil laut barat daya Yokosuka pada Sabtu dini hari.

Tiga orang dievakuasi secara medis ke rumah sakit Angkatan Laut AS di Yokosuka setelah tabrakan, termasuk komandan kapal, Komandan Bryce Benson, yang dilaporkan tengah berada dalam kondisi stabil, kata Angkatan Laut.

Destroyer USS Fitzgerald (DDG 62) AS, (Karen Blankenship/U.S. Navy)

7 Awak Destroyer USS Fitzgerald Ditemukan Tewas 2

Dua lainnya dirawat karena luka goresan dan memar, sedangkan korban luka lainnya mendapat perawatan di atas kapal.

USS Fitzgerald telah dievakuasi ke pelabuhan pada Sabtu malam, namun upaya pencarian dan penyelamatan oleh pesawat AS dan Jepang terus berlanjut untuk mencari ketujuh pelaut yang hilang, kata Angkatan Laut.

Benson mengambil alih komando Fitzgerald pada 13 Mei, sebelumnya ia memerintahkan sebuah kapal penyapu ranjau yang bermarkas di Sasebo Jepang barat.

Tidak jelas bagaimana tabrakan itu terjadi. “Sekali penyelidikan selesai maka masalah hukum pun bisa diajukan,” kata juru bicara Armada ke-7 Amerika Serikat.

Angkatan Laut AS mengatakan bahwa tabrakan terjadi sekitar pukul 2.30 waktu setempat (00.30 WIB), sedangkan penjaga pantai Jepang mengatakan peristiwa itu terjadi pada pukul 1.30 waktu setempat (23.30 WIB/Jumat).

Antara/Reuters

Leave a Reply