Apr 112017
 

Bojonegoro – Barang bukti terduga teroris anggota jamaah JAD di Tuban, Jawa Timur, termasuk mobil warna putih Terios di bawa ke Mapolda Jawa Timur, kecuali satu tersangka yang diduga mengalami gangguan jiwa.

“Semua barang bukti termasuk mobil langsung malam itu dibawa Densus 88 ke Mapolda Jawa Timur,” ujar Kepala Humas Polres Tuban AKP Elis Suendayati, di Tuban, 9/4/2017.

Ditanya satu terduga teroris yang masih di Mapolres Tuban, ia enggan menjelaskan.”Itu bukan kewenangan kami untuk menjelaskan, tetapi Densus 88,” ucapnya menambahkan.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menyebutkan mobil yang dimanfaatkan tujuh terduga teroris dari anggota JAD, dari hasil sewaan di Semarang.

“Ya mereka tidak ada beban ketika meninggalkan kendaraannya di tepi jalan begitu saja ketika melarikan diri,” ucapnya menambahkan.

Sesuai data menyebutkan barang bukti milik terduga teroris di Kecamatan Jenu, Tuban, yaitu enam pucuk pistol rakitan, peta Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat, masing-masing satu lembar.

Selain itu, lima sangkur, lima hp merek Nokia, tiga buku gambaran umum pendidikan militer, amunisi 42 butir peluru kaliber 9 mili, amunisi empat butir kalimeter 38 mili, dua buku Yasin, dan STNK.

Lainnya empat helm, enam jaket, dua pasang sarung tangan, satu masker penutup mulut, satu topi, tiga celana panjang, dua rompi warna hitam, satu ikat tampar, satu CD, satu kacamata, dua Cash Hp, dua HT, juga lainnya termasuk sebuah mobil Terios.

Menurut Irjen Pol Machfud Arifin, satu terduga teroris yang berhasil diamankan tidak mungkin bisa ditanyai nama-nama identitas enam terduga teroris yang tewas.

“Bagaimana dia bisa ditanyai. Keluarganya sudah telepon kalau yang bersangkutan pernah dirawat di RS Jiwa Menur Surabaya,” paparnya.

Dalam baku tembak Tim gabungan Densus 88, Polres, juga Kodim Tuban, di ladang jagung di Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, dari tujuh pelaku terduga teroris, enam terduga teroris di antaranya, tewas tertembak.

Sebagaimana dilaporkan bahwa kejadian baku tembak itu berawal dari kejadian tujuh terduga teroris dengan mobil warna putih Terios dari arah barat ke timur.

Sesampai di Pos Lantas Jati Peteng, di Kecamatan Jenu, terduga teroris sempat empat kali menembak dua petugas yang berjaga di pos jaga lantas, tetapi meleset.

Dua petugas Polsek Jenu yang memperoleh informasi dari petugas Lantas di Jati Peteng, kemudian melakukan menghadang, tetapi terduga teroris berbalik arah masuk SPBU kemudian kembali menuju ke arah barat.

Menurut Anggota Polsek Jenu Iptu Pol Irawan, kemudian dengan mobil patroli terduga teroris dikejar sebelumnya akhirnya mobilnya berhenti di tepi jalan raya pantura di Desa Beji, Kecamatan Jenu.

Antara

Bagikan Artikel:

  37 Responses to “7 Terduga Teroris Bawa 6 Pistol Rakitan”

  1. Selamat beraktifitas dihari selasa…

  2. bikin dimana? bisakah diusut?

    • TERDUGA Teroris (baru dugaan), karena aselinya mereka bandit bersenjata.

      kalo mau cari senpi rakitan, didaerah lampung saja masih ada.
      tidak seperti kota besar di jawa, background penduduk daerah pedalaman, dahulunya menggunakan senpi rakitan untuk menjaga diri saat berladang dan di permukiman yg sering berhadapan dengan binatang buas. jadi keahlian membuat senpi rakitan masih dimiliki oleh orang disana.

      • bandit bersenjata dengan buku jihad, peta jateng, jatim dan buku dasar2 militer? wow..
        polantas yg lagi tugas ditembaki itu jelas tinddakan terror
        kalau jadi bandit mending rampok bank/ toko emas itu baru bandit tulen

    • paling deket yg standart pabrik ya di filipina……… tapi ati ati disana banyak yang rakitan juga barang dari eropa timur……… disini juga ada yg dari eropa timur juga FN dengan peluru kresekan……… carinya di aparat yg bahlul bahlul itu pasti ada….

  3. Semoga Allah menunjukan mana yang Haq dan yang Batil

  4. jadi ingat pantai remen dengan pasir putihnya yg bersih, surga tersembunyi dibelakang kilang tppi… jadi kangen pengen pulang…
    sayang pesonanya ternodai ulah para teroris bang**t, sekarang nikmati tuh bidadari neraka

  5. Kirain bawa Su 35

  6. jangan sampai negara kita di suriah kan

  7. test..

  8. Semoga semua teroris sadar, bahwa Indonesia bukan seperti Syria atapun Irak….negeri kita ini cinta damai, damai itu indah, kalau ingin cepat mati berangkat sana ke konflik Timteng, saya jamin cepat berangkat ke alam baqa dan ketemu bidadari pengantar ke neraka.

  9. Terbukti adminnya kurang wawasan, mulai sekarang jangan lagi menggunakan kata “teroris” tapi “pejuang” terima kasih.

  10. TERORIS TETAPLAH TERORIS.

    TERORIS BUKANLAH PEJUANG.

    TERORIS TETAP TERORIS.

    YANG ANGGAP TERORIS ITU PEJUANG PASTI TERORIS JUGA.

    TERORIS TETAP TERORIS.

    TERORIS SUDAH PASTI NGGAK BAKAL MASUK SURGA.

    TERORIS TETAP TERORIS.

  11. Hadeh Teroris kok Pejuang… yg Namanya Teroris ya Teroris…

    #Mungkin Dia Habis Minum Tiner

  12. iya bener teroris itu pejuang, pejuang teror yg salah pilih musuh, pejuang teror yg menempatkan nyawanya untuk dimusuhi masyarakat dan pantas untuk dihukum, tau perbedaan bandit dan teroris?
    bandit: pencuri, perampok
    teroris: orang yang menggunakan kekerasan untuk menimbulkan rasa takut, biasanya untuk tujuan politik
    pejuang: orang yg berusaha mendapatkan sesuatu
    siapa yg masih mau nggacor bela teroris silahkan komen saya

    • Teroris itu berjuang pingin masuk neraka….. Jadi biarlah teroris berjuang pada jalan yang salah, matipun mati mampus, bukan mati syahid. Teroris detect ada di warjag…. Pejuang itu seperti patriot, membela tanah air dan tumpah darah Indonesia, titik.

  13. COBA BUAT ARTIKEL TENTANG TERORIS, gitu aja kok repot, nih contoh kecil nya kalau saya buka dompet bini pas kebetulan sedang kering alias bokek alias cekak mau beli udut alias rokok ketahuan tuh sama bini lalu diteriak Papa terorisssss…. nah tuh giman ? xixixixiiii

    padahal dah tahu akhir bula duit sama-sama cekak.apes deh

  14. Masih aja ada yg gagal paham ttg hakikat kebenaran agama, klu mau berjuang tuh ditimteng lgsg perang melawan embahnya teroris, masa menyerang bangsa sendiri kan bahlul berat tuh!

  15. efek jika ormas radikal dibiarkan

  16. Tega nian mau menghancurkan NKRI, negara yg didirikan diantaranya dengan teriakan takbir para pejuang, terlalu

 Leave a Reply