Dewan Perwakilan Rakyat Berjanji Tingkatkan Alutsista TNI

Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat mendorong peningkatan kekuatan dan kemampuan Alutsista Tentara Nasional Indonesia (TNI). Setidaknya, kekuatan TNI harus mencapai kekuatan pokok minimum atau yang sering disebut minimum essentital force (MEF).

MEF Indonesia masih berada di bawah standar, misalnya saja TNI Angkatan Darat yang baru mencapai 36 persen MEF. Angka itu masih rendah untuk menjadi tentara yang modern dan disegani negara lain.

Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq mengatakan bahwa DPR ingin membahas rencana kebutuhan prajurit dari tiga angkatan untuk dimasukkan dalam penyusunan rencana kebutuhan alutsista periode 2015-2019. Untuk itu, Komisi I akan melakukan kunjungan ke Mabes TNI bersama panglima TNI dan tiga kepala staf angkatan. Dalam kunjungan itu akan dibahas postur kekuatan TNI secara terpadu.

Lebih lanjut, Mahfudz juga mengatakan bahwa akan melakukan pembicaraan dengan Kementerian Pertahanan selaku pihak perencana penganggaran, pengkoordinasi dan memproses finalisasi. Selain itu juga akan dilakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan terkait anggaran.

“Tetapi kami juga ingin memastikan bahwa anggaran dari sumber APBN atau rupiah murni itu tidak akan memadai kebutuhan TNI, kami masih memerlukan sumber lain yaitu pinjaman luar negeri dan pinjaman dalam negeri khususnya untuk modernisasi alutsista. Ini akan kami pastikan,” kata Mahfudz.

Mahfudz Siddiq pun mengatakan bahwa akan memprioritaskan kebutuhan Kopassus dalam APBNP 2016 atau RAPBN 2017 mendatang.

Modernisasi alutsista TNI merupakan hal utama untuk mendukung pelaksanaan fungsi TNI dalam berbagai operasi militer atau petempuran. Ke depannya, TNI juga diharapkan dapat membantu negara dalam menghadapi berbagai proxy war seperti separatisme, terorisme, dan narkoba.

Merdeka & Berita Satu

Tinggalkan komentar