Korea Selatan Gelar Sistem Pertahanan Udara di Perbatasan

Seoul – Korea Selatan telah menyebarkan sistem rudal baru anti-pesawat yang baru dikembangkan, di sepanjang perbatasan maritim dengan Korea Utara di Laut Kuning, ujar seorang pejabat militer, Kamis, 10/3/2016.

“sistem peluru kendali permukaan-ke-udara, Cheongung, ditempatkan di daerah pulau-pulau barat laut awal tahun ini, untuk mempertahankannya dari pesawat Korea Utara,” kata pejabat militer, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Sistem ini dapat mencegat pesawat terbang Korea Utara atau pesawat musuh lainnya yang penetrasi ke wilayah udara Korea Selatan. Daerah perbatasan maritim, dengan Korea Utara ini, di isi sekelompok pulau yang dikuasai Korea Selatan, dan telah menimbulkan beberapa bentrokan militer antar-Korea di dekade terakhir.

rudal korsel

Pada bulan November 2010, Korea Utara menyerang Pulau Yeonpyeong, yang menewaskan empat warga sipil dan tentara.

Sistem rudal jarak menengah ini dikembangkan oleh produsen senjata Korea Selatan LIG Nex 1 pada tahun 2011 dan lulus uji verifikasi persyaratan operasional militer pada bulan Juli tahun lalu.

Sistem radanya dilengkapi 3-D yang dapat mencegat pesawat dan rudal dalam kisaran 40-kilometer di ketinggian lebih rendah dari 40 km.

“Sistem ini memiliki multifunctional phased array radar yang dapat mendeteksi dan melacak hingga puluhan pesawat musuh dari segala arah dalam waktu bersamaan,” tambah pejabat itu.

Yonhapnews.co.kr

Tinggalkan komentar