Home » Alutsita Canggih » Dua Monster Lautan Bertarung, Siapa Yang Akan Menang? (1)

Dua Monster Lautan Bertarung, Siapa Yang Akan Menang? (1)

Konstantin Sivkov, seorang pakar militer, anggota dari Russian Academy of Rocket, Missile and Artillery Sciences, Ph.D. (Ilmu militer), telah membuat perbandingan dan kemampuan dari Kapal Penjelajah Rudal Atlant class Project 1164 (NATO menamakannya : Slava class) milik Angkatan Laut Rusia dan Kapal Penjelajah Ticonderoga class milik Angkatan Laut AS. Perhitungan dan perbandingan mencakup semua kemampuan melakukan misi, kemampuan menenggelamkan kapal perang besar, dan tingkat efektivitas kedua kapal penejelajah.

Slava class

Kapal Penjelajah Rudal Moskva Project 1164 Atlant class memiliki berat total 11.500 ton, panjang 186,5 m, awak kapal 510 kru, kecepatan penuh 32 knot dan jangkauan operasional 6.000 mil laut. Moskva saat ini sedang dimodernisasi dan diperbaiki sampai setidaknya akhir tahun 2020.

Kapal Penjelajah lain dari class yang sama, Marshal Ustinov baru saja memasang kembali persenjataan utamanya, yakni sistem rudal Vulkan P-1000, Ustinov dilengkapi 16 rudal jelajah Vulkan dengan jangkauan maksimum 700 km, dan persenjataan utama lainnya adalah meriam multiguna otomatis AK-130 laras ganda kaliber 130 mm.

Untuk pertahanan udara jarak jauh, Ustinov menggunakan 64 rudal permukaan ke udara S-300F (NATO menamakannya : SA-N-6) yang berdaya jangkau 90 km. Untuk pertahanan udara jarak dekat, Cruiser mengandalkan rudal Osa-MA dan tiga senjata pertahanan jarak dekat (Close in Weapon System – CIWS) AK-630.

Untuk menghancurkan kapal selam, Slava class dipersenjatai dua peluncur torpedo lima tabung dan dua peluncur roket anti kapal selam RBU-6000. Cruiser juga memiliki sistem perangkat peperangan elektronik yang efektif untuk menjamming perangkat elektronik pesawat tempur musuh dan rudal antikapal musuh yang mendekat masuk. Cruiser juga dapat menampung helikopter Kamov Ka-27 (Helix).

Menurut perkiraan ahli Barat, untuk menenggelamkan atau membuat rusak parah Cruiser Marshal Ustinov setidaknya dibutuhkan empat sampai enam tembakan rudal antikapal Harpoon atau 2-3 tembakan rudal Tomahawk.

Ticonderoga class

Kapal Penjelajah USS Port Royal (CG-73) Ticonderoga class memiliki bobot total 9.800 ton, panjang 172.8 m, awak 387 kru, dan melaju pada kecepatan penuh 32 knot dengan jangkauan operasional hingga 6.000 mil laut. Seperti kapal penjelajah Rusia, Ticonderoga juga menjalani program modernisasi.

Cruiser Amerika ini dilengkapi sistem persenjataan rudal dengan sistem peluncur vertikal serbaguna Mk 41, yang mampu meluncurkan total 122 rudal dari berbagai tipe, persenjataan standar lainnya adalah 26 rudal jelajah Tomahawk, 16 rudal anti kapal selam ASROC dan 80 rudal pertahanan udara SM-2.

Selain itu, Kapal Penjelajah ini membawa 16 rudal antikapal Harpoon dengan sistem tempur Aegis. Persenjataan utama lainnya adalah dua meriam otomatis multiguna Mk 45 kaliber 127 mm. Persenjataan anti kapal selamnya adalah dua peluncur tiga tabung torpedo Mk-46. USS Port Royal memiliki peralatan sonar yang sangat efektif dan dilengkapi dua helikopter anti kapal selam.

Menurut perhitungan ahli militer, Rusia membutuhkan satu sampai tiga rudal antikapal berat untuk menenggelamkan atau membuat rusak parah cruiser andalan Amerika ini, dan untuk menenggelamkan sebuah kapal induk AS, Rusia membutuhkan tiga sampai tujuh rudal anti kapal Vulcan P-1000.

Navyrecognition