Argentina dan Israel Melanjutkan Negosiasi Kfir Blok 60

Argentina dan Israel kembali melakukan negosiasi terkait penjualan 14 pesawat tempur Kfir Blok 60 buatan Israel Aerospace Industries, keduanya menunda pembicaraan menjelang pemilihan umum di negara Argentina pada Oktober 2015.

Kfir Blok 60, yang sebelumnya dioperasikan oleh Angkatan Udara Israel, adalah versi upgrade terbaru dari pesawat tempur buatan dalam negeri Israel yang sudah mengudara selama 40 tahun.

fkfir

Kfir Blok 60 adalah pesawat tempur multirole yang kuat, mampu membawa muatan persenjataan hingga 5,5 ton pada sembilan hardpoint di bawah sayap dan badan pesawat. Kfir Blok 60 mampu terbang dengan kecepatan 2 mach, dan persenjataan yang ditingkatkan, termasuk kemampuan membawa rudal Python 5 dan rudal Derby.

Kfir Blok 60 juga sudah menyelesaikan tes integrasi bom cerdas Spice (autonomous guided weapon) buatan Rafael. Kfir Blok 60 juga mendukung datalink Link-16 sesuai dengan standar NATO. Kfir memiliki radius tempur 1.000 km (540 mil laut) tanpa pengisian bahan bakar di udara.

Kfir Blok 60 didukung oleh mesin GE Aviation J79 dan dilengkapi radar terbaru Active Electronically Scanned Array (AESA) Elta 2032 dan akan memiliki arsitektur terbuka yang memungkinkan pelanggan untuk menginstal dengan sistem lain sesuai keinginannya. Pesawat tempur Kfir saat ini masih bertugas di Angkatan Udara Sri Lanka, Ekuador dan Kolombia.

Saat latihan Red Flag tahun 2012, Jet tempur Kfir C10/12 Angkatan Udara Kolombia dalam sebuah simulasi pertempuran udara berhasil menembak jatuh delapan pesawat tempur F-15 dan F-16.

Sharing

Tinggalkan komentar