TNI AL Jajaki Pembangunan Kapal Baru

Bandar Lampung – Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Aan Kurnia mengatakan, kemungkinan TNI AL akan memesan kapal baru. “Kunjungan ini untuk meninjau situasi PT Daya Radar Utama, karena ke depannya, kemungkinan ada pembuatan kapal baru dan perbaikan-perbaikan KRI yang ada di Kolinlamil,” ujarnya, saat mengunjungi galangan kapal PT Daya Radar Utama (DRU) di Srengsem, Panjang, Bandar Lampung, Rabu (16/3/2016), didampingi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung Kolonel Laut (P) Yana Hardiyana.

Pangkolinlamil dipersilakan melihat sejumlah fasilitas PT DRU yang mulai beroperasi pada 2008, seperti fasilitas permesinan, workshop pemotongan plat, graving dock terbesar di Selat Sunda, serta sejumlah kapal yang sesang dibangun.

Pangkolinlamil berkesempatan masuk melihat 11 kapal yang sedang dalam proses pembuatan, yakni 9 kapal Fast Patrol Boat Bea dan Cukai, kapal tanker 3.500 dead weight tonnage (DWT) untuk PT Pertamina, dan kapal Roro 500 GT pesanan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Laksda Aan juga melihat-lihat propeler kapal serta kapal-kapal yang beroperasi di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni maupun kapal-kapal dalam rangka Tol Laut, yang sedang dibangun dan diperbaiki di galangan PT DRU.

“Sejak berdiri hingga sekarang, DRU telah menangani lebih dari 120 unit kapal dengan berbagai tipe dan ukuran, baik kapal negara, alutsista, kapal perintis, kapal penunjang operasi lepas pantai minyak dan gas, maupun kapal niaga,” ujar
Direktur Utama DRU, Amir Gunawan.

PT DRU memiliki 3 galangan, masing-masing di Jakarta, Lampung, dan Surabaya. Khusus unit Lampung, selama tahun 2015, perseroan telah menyerahkansatu kapal pengangkut tank (Landing Ship Tank/LST) TNI AL pesanan Kementerian Pertahanan.

“PT Daya Radar Utama mendukung TNI Angkatan Laut dalam membangun fasilitas galangan kapal sesuai program Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” ujar Amir Gunawan.

maritimeobserver.com

Sharing

Tinggalkan komentar